Polres Kudus Berhasil Ungkap Pabrik Miras Ilegal Terbesar di Jawa Tengah

Tribratanews.polri.go.idKUDUS. Kamis (19/04/18). Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs.Condro Kirono, M.M., M.Hum melaksanakan konferensi pers di rumah tersangka HW (24), pemilik pabrik minuman keras jenis arak pada Rabu, (18/04/18).

Pada saat Press Release Kapolda Jawa Tengah mengatakan, dari tempat produksi tersebut mengemas produknya dalam bentuk botol, satu hari bisa memproduksi hingga 50 kardus, dengan masing-masing kardus berisi 12 botol berukuran 1,5 liter dan menghasilkan Rp 8 juta tiap pekannya.

Demikian juga dengan alat produksinya, dalam menjalankan bisnis terlarang ini, tersangka bekerjasama dengan warga Tuban yang menjadi peracik. Selain itu, ia juga mempekerjakan dua orang dari Tuban untuk memproduksi miras illegal yang sudah 1,5 tahun beroperasi.

Saat melakukan peninjauan langsung tempat pembuatan miras, Kapolda melihat bahan baku arak seperti ragi, bawang, gula dan lainnya. Serta, sejumlah drum berisi arak siap diolah hingga mesin produksi. Kapolda juga menemukan barang bukti, berupa arak yang dikemas dalam 85 kardus. Tidak hanya itu, sebanyak 136 drum besar berisi cairan juga terdapat di tempat itu. Cairan di dalam drum itu masih dalam proses fermentasi. Kemudian dipanaskan menggunakan alat khusus sampai akhirnya menghasilkan arak.

Saat ini, pihak Kepolisian tengah menahan satu tersangka berinisial HW yang merupakan pekerja sekaligus pemilik yang bertindak sebagai pembantu pembuatan arak. Sementara pelaku lainnya masih diburu polisi.

“Ini merupakan penangkapan dari Polres (di Jawa Tengah) yang terbesar.” Pungkas Kapolda.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password