Polri Serius Menangani Kontra Radikalisme

tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, tim satuan Tugas Kontra Radikalisme Divisi Humas Mabes Polri mengunjungi napi terorisme di lembaga pemasyarakatan kelas 2A wirogunan Yogyakarta, Kamis (19/4/2018). Kunjungan ini merupakan implementasi dan penerapan ke lapangan berkaitan dengan Kegiatan Quick Win Polri Program 4 Tentang Deradikalisasi dan Kontra Radikal.

Napi Terorisme yang dikunjungi tim Kontra Radikalisme berjumlah 2 orang yakni Fachrudin (39th) yang menjalani hukuman pidana selama 4 th dan Chatimul Chaosan (39th) yang menjalani Hukuman pidana selama 7 tahun. Tim Kontra Radikalisme sendiri juga mengikutsertakan direktur program 1 pemberdayaan dan pendampingan Yayasan lingkar perdamaian Muhammad In’am Amin untuk berkunjung dan bersilaturahmi dengan Napi Terorisme tersebut.

Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas 2A Satriyo Waluyo, B.Cip., S.H., M.Si., kepada para pewarta mengatakan terkait dengan keberadaan Napi Terorisme sendiri Lapas bertugas untuk melakukan pembinaan pembinaan kepada warga binaannya.

“Nah terkait Napi terorisme ini Tentunya memerlukan penanganan penanganan yang khusus. Maka sesuai kerjasama kita dengan pihak-pihak terkait dalam hal ini Mabes Polri kemudian Polda DIY dan Badan Nasional penanggulangan terorisme (BNPT) maka dibentuklah Pamong Pamong untuk juga langsung memantau Bagaimana perkembangan yang bersangkutan (Napi Terorisme) selama di dalam lembaga pemasyarakatan binaan kita,” katanya.

Terkait dengan program program pemerintah tentang program deradikalisasi dan program kontra radikalisme, Kalapas mengatakan bahwa dia beserta Jajaran lapas Wirogunan mengucapkan terimakasih dengan program-program tersebut. Dirinya juga memohon doa restu kepada masyarakat dan semua pihak supaya program yang telah dilaksanakan selama ini dapat berjalan dengan baik.

“Perkembangan napi terorisme di Lapas wirogunan ini, mereka (Napi Terorisme) berangsur-angsur mulai membaik untuk kembali ke pangkuan NKRI yang kita cita-citakan,” sambungnya berharap.

Sementara itu, Wakil Direktur Intelkam Polda DIY AKBP Suswanto, S.I.K mengatakan saat ini untuk program kerja Direktorat Intelkam memang mengemban program deradikalisasi, juga kegiatan untuk deteksi jaringan terorisme.

“Kebetulan di Lapas wirogunan ini terdapat tiga napi terorisme. Kita senantiasa dengan Lapas dan unit-unit yang ada kita melaksanakan kerjasama dan koordinasi. Tadi sudah melihat perkembangan (Napi Terorisme) dan mereka bisa komunikasi dengan baik dengan kita,” ujarnya.

“Kita tetap sinergis dengan kegiatan kontra radikalisme maupun program deradikalisasi sehingga betul-betul meningkat perkembangan tentang program tersebut. Mudah-mudahan setelah mereka keluar dari Lapas ini mereka kembali ke masyarakat dan menjadi manfaat bagi seluruh bangsa dan masyarakat yang kita cintai ini,” katanya mengakhiri.

Diakhir kunjungannya, tim memberikan bingkisan berupa Sajadah, Peci Putih serta peralatan mandi untuk Napi Terorisme. Diharapkan dengan bantuan tersebut, komunikasi tim Kontra Radikal dengan Napi Terorisme dapat berjalan dengan baik serta lancar sehingga kesadaran Napi Terorisme untuk kembali ke Jiwa NKRI menjadi terbuka setelah sebelumnya menutup diri dari siapapun.

penulis : Dheny
editor : R Dwi Candra
publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password