Hadiri Silaturahmi Lembaga Keagamaan, ini Pesan Kapolda Sulbar

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Penyuluh agama adalah aparat Kementerian Agama yang berfungsi menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Agama di tingkat paling bawah, sehingga penyuluh agama berperan sebagai ujung tombak dari Kementerian Agama.

Disisi lain Kapolda Sulbar sebagai Pimpinan Daerah, maka penyuluh agama memiliki peran penting dalam menghadapi persoalan umat sehingga sekelompok orang/umat tersebut menjadi mandiri dan terhindar dari Isu yg bisa Menyebabkan Konflik.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama, penyuluh agama mempunyai peran yang sangat strategis. Hal ini disampaikan Kapolda Sulbar saat memberikan Materi pada acara silaturahmi lembaga keagamaan Sarapan (Salam dan Sapa) bersama Penyuluh Agama.

Adapun tema yg dibawakan ialah Implementasi program direktif menteri agama RI Tahun 2018 Kementerian Agama Kab.Mamuju Utara. Selasa (17-04-2018) pukul 14:23 Wita bertempat di hotel Defonder Kec. Mamuju Utara Kab. Pasangkayu.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolda Sulbar, Danrem 142 Tatag, Kakandepak Prov. Sulbar, Kajari Pasangkayu, Dir Binmas Polda Sulbar, Bupati Pasangkayu, Dandim 1427 Pasangkayu, Wakil Bupati Pasangkayu, Ketua Pengadilan Pasangkayu, Kapolres Matra, Para Pejabat Utama Polres Matra, Sekda Pasangkayu, Unsur Forkopinda Lingkup Pasangkayu, Perwira TNI. Ad, Ibu Bhayangkari dan Ibu Persit serta Ibu Penggerak PKK Cabang Pasangkayu, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya

Tidak cuman itu dalam kesempatan ini Kapolda Sulbar juga membawakan materi tentang tantangan dan ancaman tahun politik 2018-2019 dengan poin antara lain:
-Berita Hoax
-Penyalahgunaan Media Sosial
-Politik Uang
-Persaingan Akibat Beda Pilihan baik Pada lingkup Keluarga, kelompok maupun masyarakat
-tingkat kecerdasan pada (parpol,Pilkada, dan pemilu)
-netralitas penyelenggara pemilu
-serta penyalahgunaan suket

Kapolda Menyampaikan Bahwa untuk mengantisipasi tantangan dan ancaman tahun politik 2018-2019 ada 4 pilar yang harus bersinergi menghadapi diantara lain Kepala desa, Bhabinkamtobma dan Bhabinsa, serta Penyuluh Agama. Hal ini untuk mendukung kecepatan pembangunan di provinsi Sulawesi Barat.

Perlu Kita ketehui bahwa berita Hoax adalah berita bohong yang tidak dapat dipertanghung jawabkan yang mengarah kepada isu sara dan fitnah. dengan dilakukan pemberian pemahaman kepada masyarakat agar tidak percaya kepada Masyarakat.

Sedangkan pembahasan tentang penyalah gunaan media sosial bahwa penyalah gunaan yg dimaksud bersifat untuk mengiring massa dalam pelaksanaan pemilu. Dan monay politic diberikan untuk memberi suara sesuai keinginan kelompok tim sukses.

Disela itu kapolda juga menyempatkan diri untuk memberikan pencerahan tentang Perkuat iman dan cara menyayangi sesama suami istri agar tercapai nafka batin.

Penulis : Humas Polda Sulbar

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password