Melayat Anggotanya Meninggal, Kapolda Jambi Doakan Almarhum Husnul Khatimah

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jambi – Sebagai bentuk kepedulian kepada anggotanya, Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Muchlis AS MH melayat kerumah duka Alm. Aiptu Beny Hutagalung yang merupakan Bintara Tinggi Seksi Umum Polresta Jambi.

Aiptu Beny Hutagalung meninggal Pada hari ini, Minggu (15/4/18) sekitar pukul 07.00 wib, di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, dikarenakan sakit kanker paru paru.

Pantauan dilapangan, Kapolda Jambi datang sekitar pukul 13.00 Wib, dirumah duka yang berada di Lorong Langgar RT 12 Kelurahan Tambak Sari Thehok Belakang Polda Jambi.

Beliaukemudian bertemu dengan keluarga Almarhum untuk mengucapkan bela sungkawa dan menyampaikan pesan kepada Keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar, serta mendoakan Almarhum semoga husnul khotimah.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi saat dikonfirmasi mengatakan Alm. Aiptu Beny Hutagalung dimakamkan pada hari ini Minggu, pada pukul 15.30 wib di TPU sukarejo.

“Ya benar, tadi pagi ada anggota Polresta Jambi meninggal dunia dan Bapak Kapolda melayat ke rumah duka, Almarhum Aiptu Beni Hutagalung tadi sore di makamkan secara dinas kepolisian,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

Kapolda Jambi saat mendoakan Almarhum
Kapolda Jambi saat mendoakan Almarhum

Dari peristiwa tersebut, kembali kita memetik pelajaran berharga bahwa kematian itu tak bisa dihindari, tidak mungkin ada yang bisa lari darinya. Namun seribu sayang, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.

Seperti perkataan Umar bin Abdul Aziz, “Aku tidaklah pernah melihat suatu yang yakin kecuali keyakinan akan kematian. Namun sangat disayangkan, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.” (Tafsir Al Qurthubi)

Ingatlah, tak mungkin seorang pun lari dari kematian.

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumuah: 8).

Harus diyakini kematian tak bisa dihindari,

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa: 78).

Semua pun tahu tidak ada manusia yang kekal abadi,

“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).” (QS. Al Anbiya: 34).

Yang pasti Allah yang kekal abadi,
“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar Rahman: 26-27).

Lalu setiap jiwa pasti akan merasakan kematian,

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan ayat-ayat di atas adalah setiap orang pasti akan merasakan kematian. Tidak ada seseorang yang bisa selamat dari kematian, baik ia berusaha lari darinya ataukah tidak. Karena setiap orang sudah punya ajal yang pasti.” (Tafsir Al Quran Al Azhim, 3: 163).

Jadilah mukmin yang cerdas,

Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani).

Penulis : Lilik Adhi
Editor : Raden Dwi Candra
Publish : Lilik Adhi

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password