Operasi Cipta Kondisi, Polres Sinjai Tengah Amankan Puluhan Miras

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah beredarnya minuman keras diwilayah kabupaten sinjai, Polres Sinjai dan Polsek Jajaran melakukan operasi cipta kondisi dengan sasaran miras.

Dan kali ini, Kepolisian Sektor Sinjai Tengah yang dipimpin oleh Kapolsek Ajun Komisaris Polisi (Akp) Sunyoto melaksanakan operasi cipta kondisi diwilayah tugasnya dengan sasaran Miras. (13/4/2018) pukul 17.00 wita.

Dalam kegiatan polsek sinjai tengah berhasil mengamankan 25 liter miras jenis ballo atau tuak ditangan pelaku an. lel. AB, umur 68 tahun, pekerjaan tani, agama Islam, alamat lingkungan takuro, kelurahan samaenre, kecamatan sinjai tengah.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Polres Sinjai dan Polsek Jajaran dalam menciptakan situasi yang kondusif serta meminimalisir penyakit masyarakat di kabupaten Sinjai menjelang bulan suci ramadhan” ungkap Kapolres Sinjai Akbp Ardiansyah, S.Ik.,M.H. (Humas Polres Sinjai)

Didalam Islam minuman keras (miras) adalah minuman yang haram, selain haram minuman ini juga berbahaya bagi individu dan bagi masyarakat. Bahkan dapat dikata, khamar adalah biangnya kerusakan lainnya. AllahTa’alaberfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah rijsun termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al Ma-idah: 90-91)

Dalam ayat ini dari beberapa sisi kita dapat melihat keharaman khamar:

  1. Khamar dalam ayat tersebut dikaitkan dengan penyembahan pada berhala.
  2. Allah menyebut rijsun (kotor).
  3. Khamar termasuk perbuatan setan. Setan pastilah datang dengan membawa kejelekan dan hal yang kotor.
  4. Kita diperintahkan untuk menjauhi khamar.
  5. Seseorang yang menjauhinya akan mendapatkan keberuntungan. Jika seseorang malah mendekati khamar, malah termasuk orang yang merugi.
  6. Khamar dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian.
  7. Allah menutup dengan mengatakan, berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya,penjualnya, pembelinya, orang yang memerasnya, orang yang mengambil hasil perasannya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan.” (HR. Abu Daud, no. 3674; Ibnu Majah no. 3380. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 2356)

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password