Pesta Miras di Modayag Berujung Maut, Edgar Tewas Ditikam Dua Tersangka

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Tikaman pisau menewaskan Edgar Harinda (29), warga Desa Mangkid, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (12/04/2018), sekitar pukul 19.30 WITA.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Tersangkanya, KK (14) dan GT (17), keduanya warga Desa Lanut, berhasil diringkus polisi sekitar tiga jam usai kejadian.

Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WITA, korban bersama kedua tersangka, dua saksi yakni Indra (18) dan Fendy (26) serta pemilik pisau, Yudi (22), sedang berpesta minuman keras (miras) di depan rumah Hendra.

Sekitar pukul 19.30 WITA, terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban, yang sama-sama dalam keadaan mabuk berat. KK tiba-tiba memukul pipi korban dengan tangan kanan sebanyak satu kali.

Usai kena pukulan, korban melarikan diri namun dikejar oleh kedua tersangka. KK yang saat itu membawa pisau, langsung menikam korban dari belakang sebanyak dua kali, tepat di punggung dan pinggang.

KK kemudian memberikan pisau tersebut kepada GT, yang juga ditikamkannya kepada korban sebanyak satu kali. Tiga tikaman membuat korban jatuh tersungkur dan tewas di lokasi kejadian, berjarak sekitar 25 meter dari tempat pesta miras.

Kedua tersangka kembali ke tempat semula dan memberitahukan kejadian kepada para saksi, sambil menunjukkan barang bukti yang berlumuran darah. Kedua tersangka lalu diantar pria bernama Jamrud ke rumah orang tua KK, di Desa Molobog, Kecamatan Nuangan.

Pihak Polsek Modayag yang mendapatkan laporan, segera melakukan olah TKP dan memburu tersangka, dibantu Polsek Nuangan. Kedua tersangka akhirnya ditangkap tanpa perlawanan, di rumah orang tua KK, sekitar pukul 22.45 WITA.

Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Gani Siahaan melalui Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kedua tersangka, kata Kasubbag Humas, telah diamankan di Mapolsek Modayag bersama barang bukti, pemilik barang bukti dan dua saksi. “Kasus ini masih dalam pengembangan, untuk mengetahui kemungkinan adanya tersangka lain,” jelasnya.

Penulis: Rully
Editor: Raden Chandra
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password