Jenguk Penderita Polio, Cara Kapolsek Manuju Senangkan Hati Warganya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kapolsek Manuju Iptu Hasan Fadhly, SH didampingi oleh Babinkamtibmas Desa Moncongloe Bripka Muh.Rizal berkunjung ke rumah salah seorang warga yang menderita polio bernama Ye’lo di Dusun Pannambungan Desa Moncongloe Kec.Manuju Gowa pada Rabu (11/04).

Kecerian terus menerus tampak di wajah Ye’lo yang tak pernah bermimpi mendapat kunjungan dari Kapolsek Manuju bersama jajaran, apa lagi pada kesempatan itu Iptu Hasan Fadhly tidak lupa membawakan bantuan berupa makanan untuk Ye’lo.

“Banyak cara untuk membahagiakan dan menyenangkan hati orang seperti Ye’lo ini, mengunjungi dan memberikan dukungan moril juga semangat menjadi sangat berarti,” kata Iptu Hasan Fadhly.

Ye’lo merupakan warga Dusun Pannambungan Desa Moncongloe yang sejak lahir menderita penyakit polio selama 35 tahun, dan saat ini Ye’lo tinggal bersama kedua orang tua Daeng Rumang dan ibunya bernama Fitri.

Mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya.

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya.

Rasulullah shallallahu alahi wassallam bersabda:

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:

“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).

Atau doa:

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud)

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password