Ngajar Anak-anak Mengaji, Kesibukan Bripka Hasrul Saat Miliki Waktu Luang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Ditengah-tengah melaksanakan tugasnya sebagai Pelindung, Pengayom, dan Pelayan masyarakat, Bripka Hasrul, seorang personil Bhabinkamtibmas Polsek Bajeng ini menyempatkan diri pada Rabu (11/04) mengajar anak-anak santri mengaji di Mesjid Nurul Falaq Romangbone, Bajeng Gowa.

Dalam kesempatannya, selain mengajar santri mengaji, Bripka Hasrul juga mengajak anak-anak untuk menghapal doa-doa dalam pelaksanaan shalat serta doa-doa harian. Terlihat jelas, anak-anak pun dengan rasa senang dam penuh antusias saat diajar oleh Bapak Polisi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini, serta untuk menumbuhkan rasa senang anak kepada polisi, guna menciptakan generasi penerus bangsa yang baik di masa depan.” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK, M.Si sangat mengapresiasi setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh personilnya di wilayah. “Semoga akan banyak kegiatan positif yang terus rutin dilaksanakan oleh setiap personil,” harapnya. (Humas Polres Gowa)

Apa yang dilakukan Bripka Hasrul yang rela meluangkan waktunya untuk mengajar anak-anak mengaji mempunyai keutamaan besar, bagaimanakah keutamaan mengajarkan ilmu? Berikut beberapa keutamaannya yang disalin dari rumaysho.com.

Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshariradhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Kebaikan yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah kebaikan agama maupun kebaikan dunia. Berarti kebaikan yang dimaksudkan bukan hanya termasuk pada kebaikan agama saja.

Termasuk dalam memberikan kebaikan di sini adalah dengan memberikan wejangan, nasehat, menulis buku dalam ilmu yang bermanfaat.

Hadits di atas semakna dengan hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh. Sebaliknya, barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikit pun.” (HR. Muslim no. 1017)

Bentuk pengajaran ilmu yang bisa diberikan ada dua macam:

  • Dengan lisan seperti mengajarkan, memberi nasehat dan memberikan fatwa.
  • Dengan perbuatan atau tingkah laku yaitu dengan menjadi qudwah hasanah, memberi contoh kebaikan.

Khusus dakwah dengan qudwah hasanah, yaitu langsung memberikan teladan, maka jika ada orang yang mengikuti suatu amalan atau meninggalkan suatu amalan karena mencontoh kita, itu sama saja dengan bentuk dakwah pada mereka. Hal ini termasuk pada ayat,

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar.” (QS. Ali Imran: 110).

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

  • Ia akan mendapatkan pahala semisal pahala orang yang ia ajarkan.
  • Orang yang mengajarkan ilmu berarti telah melakukan amar ma’ruf nahi munkar, demi baiknya tatanan masyarakat lewat saling menasehati.
  • Termasuk bentuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa.
  • Akan membimbing dan mewujudkan kehidupan bahagia pada tiap individu masyarakat dengan adanya adab dan hukum Islam yang tersebar.

Intinya, ajarkanlah ilmu yang dimiliki walau satu ayat. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari no. 3461).

Yang dimaksud dengan hadits ini adalah sampaikan kalimat yang bermanfaat, bisa jadi dari ayat Al Qur’an atau hadits (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 7: 360).

Penulis : Qadri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password