Polres Bitung Menangkap Dua Tersangka Curanmor

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Tim Buser bersama Tim Tarsius Polres Bitung berhasil menangkap seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), DS (19), warga Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Rabu (11/04/2018).

Penangkapan DS merupakan hasil pengembangan atas tertangkapnya rekan tersangka, berinisial VK (21), Selasa (10/04), pagi, di wilayah Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Informasi diperoleh menyebutkan, pada Februari 2017 silam, DS bersama komplotannya terlibat kasus curanmor di tujuh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Atas perbuatannya ini, DS divonis 13 bulan penjara dan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Bitung.

DS menghirup udara bebas pada Desember 2017. Namun pada Jum’at (02/02/2018), DS bersama rekannya, NB kembali mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DB 2192 CH, di Kelurahan Kakenturan Satu Lingkungan III, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.

Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting melalui Kasubbag Humas, AKP Idris Musa mengatakan, DS dan komplotannya telah berkali-kali beraksi di Bitung dan daerah lainnya. “Salah satu modusnya, tersangka mencuri sepeda motor di pinggir jalan yang tidak terkunci stirnya,” ujar Kasubbag Humas.

TKP lain di wilayah Kota Bitung, lanjutnya, diantaranya di depan TK Pembina Kelurahan Manembo-nembo dan Pasar Girian. “Di depan TK Pembina, tersangka mencuri Yamaha Soul GT. Sedangkan di Pasar Girian, mencuri sepeda motor Yamaha MX,” terang Kasubbag Humas.

Sementara di luar Bitung, tersangka tercatat telah melancarkan aksinya di beberapa wilayah, diantaranya Ratahan, Ratatotok dan Buyat, Kabupaten Minahasa Tenggara. “Hasil curian dijual kepada penadah di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, seharga satu hingga tiga juta rupiah,” tambahnya.

Sementara tersangka mengaku, uang hasil penjualan barang bukti ia gunakan untuk membeli pakaian dan berpesta minuman keras.

Kini, DS dan VK bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Matuari Bitung untuk diproses hukum lebih lanjut. “Keduanya dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandas Kasubbag Humas.

Penulis: Chresto
Editor: Raden Chandra
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password