Beberapa Bulan Menghilang, Empat Remaja Pelaku Pencurian di Makassar Akhirnya Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Pelaku pencurian di Jalan Sungai Saddang Baru lorong Mukmin Makassar beberapa bulan yang lalu telah diringkus Timsus Polsek Rappocini yang dipimpin Panit II Reskrim Ipda Nurtjahyana, SH.

Lelaki GW (21) Jl. Monginsini Baru, lelaki AK (18) Jl. Abubakar Lambogo, lelaki HT (24) Jl. Rappocini dan lelaki AL (16) Jl. Ballaparang Makassar diringkus, Minggu (8/4/18).

photo_2018-04-09_15-12-56-660x

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol La Ode Idris mengatakan keempat tersangka diringkus di tempat yang berbeda.

“AK diamankan di rumahnya sementara tidur, lainnya diamankan di Jalan Mongisidi Baru Makassar”, ucap Kompol La Ode Idris.

Lanjut La Ode Idris, tersangka melakukan pencurian terekam CCTV, terlihat dalam rakaman tersangka berjumlah dua orang, lelaki GW merupakan residivis kasus yang sama menggunakan baju kaos hitam memakai topi dan temannya lelaki AK berjaga-jaga menggunakan jaket.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa Jaket, Baju kaos, Topi, Unit Hp merk Lenovo dan Samsung V warna hitam, Pisau Stainless dan Unit satu unit sepeda motor Honda Beat putih.

Tersangka kini diamankan di Polsek Rappocini untuk proses hukum lebih lanjut.

Diketahui beberapa TKP tersangka melakukan aksinya sebagai berikut:

  1. Jalan Monginsidi Baru Makassar, Jumat 6 februari 2018 mengambil 2 unit Hp samsung dan lenovo warn hitam serta dompet yang berisi surat-surat penting.
  2. Jalan Monginsidi Baru Blok AB sekitar bulan Maret 2018 mengambil Hp Samsung J2 hitam.
  3. Jalan Monginsidi Baru Blok AB sekitar bulan Maret 2018 mengambil Hp Oppo A37 Gold.
  4. Jalan Kelapa Tiga seitar bulan februari 2018 mengambil 2 unit Hp samsumg J1 Pro dan Hp Asus putih.
  5. Jalan Kelapa Tiga sekitar bulan Maret 2018 mengambil Hp Samsung Grand Duos.
  6. Jalan Monginsidi Baru sekitar bulan Januari 2018 mengambil Hp Oppo A37 putih.
  7. Jalan Monginsidi Baru hari Jumat 2018 mengambil Hp Lenovo hitam.
  8. Jalan Ballaparang sekitar bulan April 2018 mengambil uang tunai Rp. 350 ribu.
  9. Jalan Monginsidi Baru sekitar bulan februari 2018 mengambil Hp Samsung J2 Prime.
  10. Jalan Monginsidi Baru dekat Futsal sekitar bulan Maret 2018 mengambil barang berupa 7 bungkus rokok dan tabung gas. (Humas Polrestabes Makassar)

Faktor apa yang menyebabkan tindakan kriminalitas seperti pencurian yang dilakukan ibu rumah tangga diatas, dari aspek sosial-psikologi adalah faktor endogen dan eksogen. Faktor endogen adalah dorongan yang terjadi dari dirinya sendiri. Jika seorang tidak bijaksana dalan menanggapi masalah yang barang kali menyudutkan dirinya, maka kriminalitas itu bisa saja terjadi sebagai pelampiasan untuk menunjukan bahwa dialah yang benar.

Sementara faktor eksogen adalah faktor yang tercipta dari luar dirinya, faktor inilah yang bisa dikatakan cukup kompleks dan bervariasi. Kesenjangan sosial, kesenjang ekonomi, ketidak-adilan dan sebagainya, merupakan contoh penyebab terjadinya tindak kriminal yang berasal dari luar dirinya.

Pengaruh sosial dari luar dirinya itu misalnya, ajakan teman, tekanan atau ancaman pihak lain, minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang yang membuat ia tidak sadar. Hawa nafsu yang sangat hebat dan kuat, sehingga dapat menguasai segala fungsi hidup kejiwaan. Sebab pengaruh ekonomi misalnya karena keadaan yang serba kekurangan dalam kebutuhan hidup, seperti halnya kemiskinan akan memaksa seseorang untuk berbuat jahat.

Kemiskinan merupakan penyebab dari revolusi dan kriminalitas. Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok. Selain itu, faktor seseorang mencuri karena adanya kesempatan untuk menjadi pencuri.

Faktor lain sehingga seseorang mencuri, mencopet atau melakukan tindak kriminalitas adalah kehendak ingin bebas, keputusan yang hedonistik, dan kegagalan dalam melakukan kontrak sosial. Termasuk juga atavistic trait atau sifat-sifat anti-sosial bawaan sebagai penyebab perilaku kriminal. Faktor lainnya adalah hukuman yang diberikan pada pelaku tidak proporsional atau tidak memberikan efek jera.

Kriminalitas tidak bisa dihilangkan dari muka bumi ini. Adapun yang bisa dilakukan hanya mengurangi terjadinya aksi kriminal, melalui tindakan-tindakan pencegahan. Membatasi kesempatan seseorang bisa mencegah terjadinya tindakan kriminal untuk mencuri.

Kalau pencuri akan melewati pintu masuk dan kita sudah menguncinya, tentunya cara itu termasuk mengurangi kesempatan untuk mencuri. Jika seseorang pelaku aksi jambret atau copet mengambil sesuatu dari diri kita tanpa diketahui, sebaiknya menyimpan sesuatu (barang pada posisi yang mudah kita lihat, ini merupakan cara untuk mengurangi/menghindari terjadinya aksi kejahatan pada diri kita.

 

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password