Polisi Berkoordinasi dengan Pertamina Terkait Tumpahnya Minyak di Teluk Balikpapan

tribratanews.polri.go.id – KALTIM. Terkait tumpahnya minyak di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, polisi memeriksa 22 orang saksi yang termasuk dalam bagian proses penyelidikan.

“Untuk proses penyelidikan, upaya yang dilakukan adalah meakukan pemeriksaan 22 orang saksi,” ujar Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen. Pol. M. Iqbal, S.I.K., M.H.

Sampai saat ini, polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Selain memeriksa para saksi, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pengambilan sampel di TKP dilakukan oleh tim pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Kepolisian Republik Indonesia.

“Berupaya melakukan penyelaman TKP Dasar Laut, guna melakukan visualisasi, ambil foto-foto video pipa yang patah,” jelas Brigjen. Pol. M. Iqbal, S.I.K., M.H.

Diduga tumpahnya minyak di perairan Teluk Balikpapan ini akibat putusnya pipa distribusi minyak bawah laut dari Penajam Paser Utara (PPU), ke kilang Pertamina di Balikpapan.

Sementara itu, polisi juga berkoordinasi dengan pihak pertamina guna melakukan pemotongan dan pengangkatan barang bukti pipa yang patah pada kedalamaman 22 meter.

Selain itu, Biddokes Polda Kaltim juga memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga sekitar yang diduga terkena dampak dari tumpahnya minyak tersebut.

(vi/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password