Mendapat Kursi Roda dari RS Bhayangkara Bojonegoro, Mujiat Kini Tak Lagi Digendong Ibu

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim, Mujiat (35 tahun) warga Dusun Srapah Desa Sengon, Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro penderita disabilitas yang setiap hari menghabiskan waktu di atas kursi, saat ini bisa beraktivitas layaknya orang normal setelah mendapat bantuan kursi roda dari RS. Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.

IMG_20180405_140555Kursi roda itu nampak menjadi semangat baru bagi Mujiat, dia sekarang bisa beraktivas tidak hanya di dalam rumah namun juga bisa beraktivitas di luar rumah, tim kami juga sempat menjumpai ketika dia sedang aktivitas bersama warga setempat.

“Iki di kek i rumah sakit bhayangkara mas,. Kepala rumah sakite melu mrene dewe. Aku matur suwun banget mas, mugo mugo kepolo rumah sakit diparingi sehat rejekine akeh baca : (Ini pemberian dari Rumah Sakit Bhayangkara mas, Kepala Rumah Sakitnya ikut kesini sendiri, semoga Kepala Rumah Sakit diberikan kesehatan dan banyak rejeki),” ucapnya saat berbincang bersama tim kami.

Mujiat juga menceritakan kepada tim kami tentang kehidupannya dimasa lalu, keluh kesah mewarnai kehidupannya yang saat ini tinggal berasa ibunya yang sudah berusia senja. Setiap hari dia hanya bisa duduk di atas kursi, jika hendak aktivitas setiap hari digendong oleh ibunya yang sudah berusia lanjut. Namun kini, dia bisa memulai kehidupan baru dengan kursi roda baru.

“Aku iso motong rambut mas,. Sakjane yo pengen nduwe alat potong teko listrik ben iso gampang nek motong baca : (Saya juga bisa potong rambut mas,. Sebenarnya juga ingin punya alat potong dari listrik supaya mudah motong),” ceritanya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, Kompol dr.Rommy Sebastian Koto M.Kes, saat kami konfirmasi pada Kamis (05/04) pagi, mengatakan bahwa, pihaknya memberikan bantuan kursi roda itu setelah mendapatkan informasi dari anggota Polsek Ngambon, bahwa ada warga Dusun Srapah yang mengalami sakit dan belum memiliki kursi roda.

“Setelah kita mendapatkan kabar, kita berusaha meringankan beban mas Mujiat dan keluarga dengan memberikan kursi roda,” tutur Kompol dr.Rommy Sebastian Koto, melalui sambungan telepon.

Pemberian bantuan kursi roda itu menurut Kompol Rommy, tidak ada maksud yang lain selain untuk meringankan beban Mujiat dan keluarga. Menurutnya, sebagai umat manusia harus saling berbagi karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain.

“Bagilah kebahagiaan kepada sesama meskipun itu hanya sedikit. Seribu rupiah bagi kita mungkin tidak berarti, namun bagi mereka yang tidak seberuntung kita, seribu rupiah merupakan anugrah yang luar biasa,” ucap Kompol dr.Rommy Sebastian Koto, sesaat sebelum menutup teleponnya.

Penulis : Joko Sembung
Editor : Raden Dwi Chandra Narisa
Publish : Joko Sembung

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password