Gelapkan Uang Perusahaan, Seorang Sales Ditangkap Sat Reskrim Polres HST

Tribratanews.polri.go.id – Polres Hulu Sungai Tengah, Bermacam cara yang dilakukan para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Seperti sales yang bekerja di PT. Surya Timur Raya Barabai ini. Karena tergiur dengan uang banyak, maka sales tersebut nekat untuk melakukan penggelapan di perusahaan tempat dia bekerja tersebut.

Karena hal tersebut, maka pelaku harus berurusan dengan Sat Reskrim HST dan mempertanggungjawabkan akibat dari perbuatannya, Senin (2/4/2018) sekira jam 10.00 Wita.

“Kemarin kita mendapatkan laporan tentang penggelapan di PT. Surya Timur Raya Barabai yang terletak di Jalan Pangeran Antasari Rt. 007 / 001 Kel. Barabai Timur Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial AB (37) warga Desa Matang Ginalon Rt. 003 / 002 Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah. AB dilaporkan ke Polres Hulu Sungai Tengah setelah ketahuan oleh Tim Audit ada selisih setoran yang tidak disetorkan kepada perusahaan.

33238900-2a39-46ae-80c3-22796f796842

“Pelaku ini merupakan sales dari PT. Surya Timur Raya Barabai. Ketika Tim Audit melakukan pemeriksaan terhadap pelaku baru diketahui telah terjadi selisih setoran” jelas Sabana.

“Setoran yang tidak disetorkan kepada perusahaan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan mencapai Rp. 281.045.660,- (dua ratus delapan puluh satu juta empat puluh lima ribu enam ratus enam puluh rupiah)” ungkap Sabana.

Karena merasa dirugikan oleh pelaku maka, Manager dari PT. Surya Timur Raya Barabai melaporkan kejadian tersebut dan menuntut pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Menanggapi laporan tersebut, maka Sat Reskrim Polres HST melakukan penyelidikan dan dilanjutkan dengan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang berada dirumahnya. Kemudian pelaku dibawa ke Polres HST guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 374 Jo 372 KUH Pidana karena telah melakukan tindak pidana Penggelapan dalam jabatan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun” tegas Sabana.

Penulis    : Muhammad Husaini
Editor      : Raden Dwi Chandra Narisa
Publish    : Guntur Wahyudi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password