Ditreskrimum Polda Metro Jaya Tangkap Komplotan Pencuri Rumah Kosong Modus Tanya Alamat

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Kamis (5/4/2018) Jajaran Jataranras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap komplotan spesialis pencurian rumah kosong asal Pulau Jawa.

Total ada delapan pelaku yang diringkus, yaitu SA (43), JY (50), AR (50), SRI (39), DN (46), QIM (27), RY, dan Kirun yang kini telah meninggal dunia akibat sakit.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum, AKBP Ade Ary, mengatakan, para pelaku ini sudah beraksi sejak 2017 hingga awal 2018.

Petugas mulai melakukan penyelidikan setelah banyaknya laporan yang masuk. Rata-rata komplotan ini melakukan aksinya di wilayah Jakarta dan Tangerang.

“Salah satunya di Perumahan Taman Giri Loka, Serpong, Kota Tangerang. Para pelaku kita lumpuhkan, enam orang, karena berusaha melawan petugas,” kata AKBP Ade.

AKBP Ade menjelaskan, awalnya petugas menangkap pelaku berinisial SA dan JY pada Minggu 4 Maret 2018, di Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Tersangka SA berperan sebagai perencana dan pelaku pencurian, sementara JY berperan sebagai penadah hasil barang curian dari SA.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan kembali menangkap pelaku berinisial AR dan DN di Jalan Pramuka, Subang, Jawa Barat, pada 9 Maret 2018.

“Kemudian pelaku SRI ditangkap di Grobogan, Jawa Tengah pada Minggu 11 Maret,” ucap AKBP Ade.

Pelaku AR diketahui berperan sebagai perencana dan memastikan rumah korban kosong, dan membongkar gembok. Kemudian SRI menyiapkan peralatan, mengambil barang, dan menjual barang hasil kejahatan.

“Kalau pelaku DN hanya berperan sebagai sopir dan mengawasi situasi,” ucap AKBP Ade.

Hingga saat ini, dua pelaku masih buron, yakni K dan B. Adapun QIM dan RY ditangkap di Jalan Jeruk Manis, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu, 1 Maret 2018. Komplotan ini selalu melakukan aksi pencurian rumah kosong pada siang hari. Sementara, uang hasil penjualan barang-barang curian digunakan untuk berfoya-foya dan kebutuhan sehari-sehari.

Para pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Editor : Alfian

Publish : Fitri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password