Polda Sulbar Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan dan Dinas Sosial

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Polda Sulbar menggelar coffee morning bersama wartawan di ruangai Pikom Mapolda, Jl. Ahmad Kirang Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Rabu (4/4/2018).

Coffee morning yang membahas terkait penanganan korban banjir bandang Mamuju, dipimpin langsung Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharuddin Djafar M,Si didampingi Waka Polda Sulbar Kombes Pol Dr. Endi Sutendi SIK, SH, MH.

Coffee morning tersebut, juga menghadirikan perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sulbar Amri Sulo dan Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Aroel. Selain itu, juga dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Sulbar.

“Yang akan kita bicarakan saat ini adalah penanganan masalah korban banjir bandang. Kita undang wartawan, karena Wartawan jauh lebih banyak juga pantauanya di lapangan. Yang utama bagi kami adalah solusi. Solusi yang baik yang harus ditempuh, dan bisa kita jalankan secara bersama-sama dan secara rasional,” kata Kapolda Sulbar.

Kapolda Sulbar mengatakan, meminta atau mohon pengertian kepada semua pihak, untuk tidak beranggapan Polisi tidak punya kerjaan sehingga mengurusi korban banjir, sebab korban banjir ini merupakan tanggungjawab bagi kita semua.

“Para korban banjir yang direhabilitasi ini penting diperhatikan semaksimal mungkin. Mohon bapak dari Pemda bisa kirim surat kepada lembaga psikolog, kemudian kepada penyuluh departemen Agama, Direktur Binmas Polda Sulbar agar menurunkan orangnya melalukan pembinaan. Sebab, Perlu disentuh warga korban banjir yang direhabilitasi itu,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga memberikan masukan kepada pihak pemerintah untuk membuat posko pusat informasi setiap terjadi bencana, Sehingga informasi terpusat di lokasi bencana dan tidak simpang siur.

“Pemda harus mengundang beberapa unsur lintas instansi termasuk wartawan untuk mengukur apa yang sudah kita lakukan, dan merancang kedepannya apa lagi yang harus kita seleaikan,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mamuju yang hadir dalam kegiatan itu, mengatakan semua warga yang ada di simbuang satu dan simbuang dua, lingkungan Sese dan Karema semua sudah tercover. Kami bekerja sama dan membuka posko induk saat pasca banjir.

“Semua data-data dari Tagana, walaupun ada yang belum terdata kami terbantu dengan data-data dari RT-RW dan kepala lingkungan setempat, dan Alhamdulillah semua kita masukkan,” ujarnya.

Terkait data rumah yang rusak, ia mengaku belum bisa memberikan jawab soal data rumah yang rusak dan mana yang sudah mendapat bantuan karena khususnya di Simbuang itu adalah lokasi pinjaman, sehimgga sulit kita memberikan bantuan.

“Olehnya, kami dari Pemda kami akan mencari solusi atas dampak banjir ini. Untuk total yang kami peroleh sebanyak 3.526 jiwa korban banjir. Soal sinerji data antara dinas kabupaten dan provinsi, yang pasti kami semua turun pada saat 22 maret saat pasca terjadinya banjir, kita langsung data dan perbaiki datanya,” katanya.

Sementara Perwakilan Dinsos Provinsi Sulbar, Amri Sulo, mengatakan hari pertama, pihak telah menurunkan seluruh kemampuan dan menyiapkan beras 10 karung dalam sehari.

“Itu langkah yang kami lakukan pada saat itu. Kami juga sempat kelimpungan saat banjir, karena banyak informasi bahwa ada yang hanyut, ada yang meninggal dan tersangkut oleh banjir. Jadi saat itu tim kami turun ke lapangan, padahal informasi itu tidak benar,” ujarnya

Penulis : Humas Polda Sulbar

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password