Polres Metro Jakarta Selatan Berhasil Ungkap Kasus Penggelapan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Selasa (27/3/2018) Polres Metro Jaksel berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan. Tersangka diamankan di daerah Pasar Modern, Serpong, Tangsel dan Mall Artha Gading Tanjung Priok Jakut serta Pulo Gebang, Jaktim.

Kronologis kejadaian adalah bahwa tersangka AP berpura — pura melamar bekerja sebagai supir pribadi korban, namun baru 3 hari bekerja sebagai supir pribadi korban, tersangka membawa kabur mobil korban dan menjual kepada pelaku 2 dan 3 dengan harga Rp. 90.000.000 (Sembilan Puluh Juta Rupiah) untuk 1 (satu) Unit Mobil merk Toyota Alphard milik korban NI. Kemudian untuk 1 (satu) Unit Mobil merk Honda H-RV milik korban ASM dijual dengan harga Rp. 35.000.000 (Tiga puluh lima juta rupiah). Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa tersangka AP sebelumnya sudah pernah melakukan perbuatan serupa sekira tahun 2013 dengan hasil ± 20 unit mobil dan diungkap oleh Polda Metro Jaya, namun ketika keluar dari LP Cipinang pada bulan Oktober 2017, kembali melakukan aksi serupa dan berhasil memperoleh 2 (dua) unit mobil seperti tersebut diatas. Tersangka sengaja melakukan perbuatan serupa dengan maksud mencari keuntungan dan uang yang diperoleh keempat tersangka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tersangka :
1) AP alias ADI PURNAMA alias MARZUKI alias OKI alias TENGKU ADITYA ICHSAN ALFAREZA (45 th) (Peran sebagai sopir pribadi yang kemudian membawa kabur mobil kedua korban)
2) AT alias ALUNTONO alias ALUN (35 th) (Peran sebagai Penadah yang membeli mobil dari pelaku 1). 3) IS alias ISWANDI (44 th) (Peran sebagai Penadah yang membeli mobil dari pelaku 1). 4) FZ alias FAUZAN (36 th) (Peran sebagai Penadah yang membeli mobil dari pelaku 2 dan 3). Barang Bukti :
1. Satu unit mobil merk Toyota Alphard warna hitam tahun 2013 milik korban NI
2. Satu unit mobil merk Honda H-RV warna putih tahun 2016 milik korban ASM

Akibat perbuatannya para tersangka disangkakan Terhadap AP disangka melanggar Pasal 372 KUHP Ayat (1) Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
Terhadap AT, IS dan FZ disangka melanggar Pasal 480 Jo Pasal 481 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 s/d 7 tahun penjara

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password