Selamatkan Generasi Muda, Srikandi Polda Bali Datangi Sekolah TK, SD, SMP dan SMA

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali , Korps Polisi Wanita (Polwan) Polda Bali melaksanakan kegiatan goes to school mulai dari tanggal 26 sampai dengan 29 Maret 2018. Seluruh sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMA didatangi srikandi Polda Bali ini.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan ceramah atau penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya narkoba, pornografi, KDRT dan media sosial. Dengan memberikan edukasi secara dini, para generasi muda akan lebih kuat dalam membentengi diri dan tidak mudah terpengaruh dari hal-hal bersifat negatif, terutama tidak terlibat dalam tindak kejahatan. Dihrapkan kasus kenakalan remaja di wilayah hukum Polda Bali dapat dicegah dan diminimalisir.

Pakor Polwan Polda Bali, AKBP I Gusti Ayu Sasih, S.H. mengatakan, seluruh Polwan dilibatkan dalam kegiatan ini dan dilaksanakan secara serentak. Khusus Polwan Polda Bali dibagi menjadi enam tim, sehingga setiap harinya ada enam sekolah yang didatangi.

“Tanggal 26 Maret, datangi anak-anak TK. Kemudian tanggal 27 dan 28 Maret, kita berkunjung ke sekolah SD dan SMP. Sedangkan untuk tanggal 29 Maret, kita bertemu dan bertatap muka dengan anak-anak SMA,” kata AKBP I Gusti Ayu Sasih, S.H. di Mapolda Bali, Selasa (27/3).

Perwira melati dua di pundak ini menjelaskan, Polwan Goes to School merupakan salah satu kegiatan preventif dan preemtif untuk menjaga situasi Kamtibmas dan kepedulian terhadap situasi yang berkembang saat ini. Perkembangan teknologi dan informasi di era digital ini berkembang secara pesat. Sekarang ini, hampir seluruh anak muda memiliki smartphone yang dapat digunakan berbagai hal dengan menggunakan jaringan internet.

“Teknologi jika digunakan dengan baik maka akan bermanfaat dan mempermudah hidup kita. Namun jika disalahgunakan, justru teknologi itu akan menjadi ancaman buat hisup kita. Bahkan persatuan dan kesatuan bangsa ini bisa pecah apabila kita tidak bijak menggunakan kemajuan teknologi ini,” tegasnya.

Menurutnya, pihak sekolah sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang positif atas pelaksanaan kegiatan ini. Para siswa juga antusias mengikuti karena mereka masih awam terkait peraturan perundang-undangan yang dapat menjerat mereka apabila salah menggunakan media sosial dan narkoba.

“Setelah diberi penjelasan dan pemahaman, baru mereka tahu apa saja yang boleh dilakukan dan apa yang dilarang saat menggunakan media sosial. Silahkan menggunakan medsos secara bijak serta jangan ikut menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian ,” imbuhnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor    : Swanjaya

Publish : Ngakan Candra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password