Perkuat Sinergitas, Kapolda Bali dan Kepala BNN Sepakat Berantas Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Peredaran gelap narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda Indonesia. Terbukti, akibat dari mengkonsumsi narkoba akan merusak mental dan psikologis generasi bangsa serta menjadi generasi yang tanpa masa depan.

Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) harus bersinergi dalam menangani peredaran narkotika di wilayah Indonesia. Sinergi kedua institusi ini, dinilai lebih bermanfaat ketimbang melakukan penegakan hukum secara sendiri-sendiri. Polri, BNN dan instansi lain harus saling berkoordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan tindak pidana narkoba.

Untuk meningkatkan kerjasama dan memperkuat sinergitas, Kepala BNN Republik Indonesia Irjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. didampingi Deputi Pencegahan BNN RI Irjen Pol. Drs. Ali Johardi, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa dan Direktur Advokasi Bidang Pencegahan BNN RI Dra. Yunis Farida Oktoris mendatangi Polda Bali. Kedatangannya diterima Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. beserta Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol. Muhammad Arief Ramdhani, S.I.K., Jumat (23/3/2018).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Pimpinan Polda Bali itu membahas tentang peningkatan kerjasama dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Bali. Kedua petinggi institusi ini pun sepakat akan saling mendukung dan berbagi informasi untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar, sehingga generasi masyarakat Bali dapat diselamatkan. Tidak hanya itu, kedatangan Irjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. juga untuk bersilaturahmi, mengingat mantan Deputi Penindakan KPK RI itu baru dilantik sebagai Ka BNN menggantikan Komjen Pol. Budi Waseso pada Kamis (1/3) lalu.

Irjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. mengatakan, peredaran narkoba di Indonesia sudah masuk ke berbagai kalangan, termasuk ke pelosok-pelosok desa. Untuk itu, pihaknya mengaku akan melakukan penanggulangan narkoba mulai dari desa dengan melibatkan peran aktif Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Para Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar gencar mensosialisasikan bahaya narkoba di desa binaannya karena tugas mereka sebagai ujung tombak TNI-Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Untuk di tingkat provinsi, BNNP harus bekerjasama dengan instansi lainnya untuk mencegah dan meminimalisir peredaran gelap narkoba. BNNP meminta dukungan ke Polda untuk penambahan kekuatan jika melakukan penindakan target narkoba,” kata jenderal lulusan Akpol tahun 1985 ini.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Bali sangat mendukung program BNN dalam menanggulangi peredaran narkoba di Indonesia. Sampai saat ini, kerjasama dan koordinasi antara Polda Bali dengan BNNP Bali masih berjalan dengan sangat baik. Kepolisian dan BNNP sama-sama bekerja keras untuk membrantas narkoba.

“Saat ini Polda Bali sudah memiliki Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime) yang bertugas mengungkap kejahatan transnasional, salah satunya narkoba. Sejak dibentuk Satgas ini, kualitas dan kuantitas barang bukti pengungkapan kasus narkoba di Polda Bali mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” terang Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password