Merajut Sinergi Ulama dan Umara, Kapolda dan Gubernur Berkunjung ke Ponpes Nurul Muhibbin Mendo Barat Kab. Bangka

7

Tribratanews.polri.go.id – BANGKA. Kapolda Kep. Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri dan Gubernur Erzaldi Rosman beserta PJU Polda Kep.Babel mengunjungi Pondok Pesantren Salafiah Putra Nurul Muhibbin dan Pondok Pesantren Salafiah Putri Al-Barokah Desa Kemuje Kec. Mendo Barat Kab. Bangka pimpinan K.H. Zai Nawi, Selasa (20/3/18).

Kunjungan ini dalam rangka menjalin silaturahmi terhadap Tokoh Agama terutama Pimpinan pondok pesantren, Para Pengasuh dan Santri Pondok Pesantren Salafiah Putra Nurul Muhibbin dan kemudian dilanjutkan dengan meninjau pembangunan Pondok Pesantren Salafiah Putri Al-Barokah.

Dalam acara silaturrahim tersebut, hadir pula para Pejabat Provinsi dan Kabupaten Bangka, Staf Ditbinmas dan Para Ustad/ Ustazah serta para santri Ponpres Nurul Muhibbin.

K.H Zai Nawi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kapolda dan Gubernur di Pondok ini, semoga kehadiran Kapolda dan Gubernur akan membawa barokah dan dapat meningkatkan silaturrahim antar ulama dan umaro di Bangka.

KH. Zai Nawi juga mengatakan, akhir akhir ini banyak terjadi fitnah yang menyampaikan berita bohong atau saat ini dikenal dengan istilah Hoax.Para Santri di sini tentu sudah sangat paham bahwa fitnah atau Hoax itu dilarang agama. Kalau ada berita, kita harus tabayyun atau cek dulu kebenarannya, jangan langsung disebarkan, tutur Kyai.

Kapolda dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih bisa bersilaturahim di pondok pesantren Nurul Muhibbin dengan didampingi sebagian Pejabat Utama Polda.

Kapolda juga mengajak Para Santri untuk menuntut ilmu dengan baik dan benar karena kelak para santri sebagai pionir ilmu ilmu agama dan membawa ajaran Islam yang damai dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari hari. Islam itu rahmatallil ‘Aalamiin, pembawa rahmat bagi seluruh alam, pembawa kedamaian. Tunjukkan kepada semua umat, bahwa Islam itu Damai, tutur Kapolda.

Para santri juga harus ikut berperan mengisi kemerdekaan dan menjaga NKRI, jangan mudah percaya berita HOAX yang ingin memecah belah bangsa, ujar Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, saat ini kita dalam Situasi Pilkada, jangan terpecah gara gara Pilkada, Saya percaya pondok pesantren dapat menjaga dengan baik.

Kapolda juga mengatakan bahwa dengan berkunjung di pesantren ini, tentu sangat mengingatkan saya karena ada anak saya yang saat ini juga mengikuti pendidikan di pondok pesantren di Lembang Bandung. Saya yakin bahwa pendidikan di Pesantren terjamin kehidupan dunia dan akhirat. Untuk itu para santri harus istiqomah belajar menimba ilmu di pesantren.

Usai sambutan, Kapolda memberi taliasih untuk kepentingan pondok pesantren yang diterima Pimpinan Pesantren K.H Zai Nawi, lalu secara tiba tiba Para Santri menyampaikan Deklarasi menolak Hoax karena Hoax merupakan fitnah dan pemecah belah bangsa.

(af/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password