Ops Keselamatan Jaya 2018 Kedepankan Kegiatan Preemtif dan Preventif

tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Selama digelarnya Operasi Keselamatan Jaya sejak tanggal 5 sampai 17 Maret 2018, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat telah melakukan penindakan sebanyak 31.942 pelanggaran. Dimana sebanyak 5.643 pengendara diberikan sanksi tilang dan 26.299 ditegur.

“Hasil penindakan Operasi Keselamaatan Jaya sebanyak 31.942 dengan jumlah tilang 5.643 dan teguran 26.299,” jelas Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.

Dalam Operasi Keselamatan Jaya 2018 sepeda motor mendominasi jenis kendaraan yang paling banyak melakukan pelanggaran dengan jumlah 3.950 unit.

“Mobil penumpang 1.390 unit, bus 43 unit dan mobil barang 260 unit,” pungkasnya.

Menurutnya, pelanggaran yang paling sering dilakukan pengendara sepeda motor yaitu melawan arus dengan jumlah 1.153 pelanggar, kemudian melanggar marka jalan 980 pelanggar, tidak memakai helm 607, kelengkapan surat-surat 483, melanggar lampu lalin 248, tidak menyalakan lampu utama pada siang hari 243, kelengkapan kendaraan 89, boncengan lebih dari satu orang 64, dan lain-lain 70.

“Pelanggaran mobil paling banyak melanggar rambu-rambu atau marka dilarang parkir dan dilarang putar balik sebanyak 501, kemudian kelengkapan surat 173, melanggar traffic light 119, kelebihan muatan 150, kelengkapan kendaraan 73, mengemudi tidak wajar 66, dan lain-lain 544,” terangnya.

Operasi Keselamatan Jaya 2018 ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif sebesar 80 persen, baru penegakan hukum 20 persen, sebagai bentuk simpatik kepada pengendara agar meningkatkan disiplin berlalu lintas.

(vi/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password