Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polsek Aertembaga di Kotamobagu

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap Roni (48), warga Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, yang terjadi Rabu (14/03/2018), sekitar pukul 19.00 WITA, berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Pelakunya, ART alias Boboho, warga Kelurahan Pateten Dua, Kecamatan Aertembaga, ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Aertembaga, Sabtu (17/03), sekitar pukul 09.30 WITA, di Kelurahan Melino Lingkungan 2, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Kapolsek Aertembaga, Iptu Destam Dumat mengatakan, pihaknya pada Jum’at (16/03), malam, mendapat informasi bahwa pelaku berada di Kotamobagu. “Sabtu dini hari, Kanit Reskrim Aiptu J. Marisi memimpin Tim Anti Bandit menuju Kotamobagu lalu melakukan penyergapan dan berhasil menangkap pelaku,” jelasnya.

Penganiayaan, lanjut Kapolsek, terjadi di perempatan Perum UKA Lama, Kelurahan Winenet Dua, diduga kuat bermotif cemburu. “Mantan isteri pelaku menjalin hubungan asmara dengan korban,” tambahnya.

Saat itu, korban sedang duduk di depan rumah sambil menunggu mobil pengangkut air. Tiba-tiba pelaku yang memakai penutup wajah, datang bersama seorang perempuan, WT alias Widia menggunakan sepeda motor.

Pelaku langsung menganiaya menggunakan sebilah parang yang mengakibatkan korban mengalami luka di punggung dan lengan kiri. Pelaku lalu melarikan diri, sementara korban dibawa adiknya ke RSAL dr. Wahyu Slamet Bitung.

Kapolsek menambahkan, pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Aertembaga untuk diperiksa lebih lanjut.

“Pelaku dijerat pasal 351 ayat (2) KUHP subsider 351 ayat (1) dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tandasnya.

Penulis: Toar
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password