Pelaku Pembusuran di Makassar Berhasil Diringkus Polisi Saat Nongkrong Dipinggir Jalan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Pelaku pembusuran di Jalan Kumala telah diringkus oleh Unit Opsnal Polsek Tamalate. Lelaki AD (18) warga Jl. Kumala Selatan diringkus, Kamis (15/3/18).

Tersangka diamankan berawal saat Unit Opsnal  yang di pimpin Panit 2 Reskrim Ipda Sugiman  sedang melaksanakan penyelidikan kasus Curas, Curanmor, Curat dan gangguan kamtimas  di Wilkum Tamalate.

“Tersangka diringkus saat duduk di pinggir Jalan Kumala Makassar”, ucap Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol La Ode Idris.

Dihadapan petugas tersangka mengakui telah membusur korban mengenai bagian tangan kiri.

Tersangka bersama barang bukti satu buah anak busur diamankan Polsek Tamalate untuk proses hukum lebih lanjut. (Humas Polrestabes Makassar)

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (Hr. Muslim)

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password