Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri Seorang lelaki dari Tower Telkom Beo Talaud

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Anggota Polsek Beo Polres Kepulauan Talaud menggagalkan upaya bunuh diri yang dilakukan seorang lelaki di atas tiang tower Kantor Telkom Beo dengan ketinggian kurang lebih 20 Meter, Jumat (17/3/2018) sekira pukul 18.00 wita.

Kapolsek Beo AKP Atoneng Dalehade membenarkan hal tersebut. Menurutnya lelaki yang bernama Agustinus T (48) warga Kendari ini, merupakan seorang tukang yang akan bekerja memperbaiki Kantor Telkom Beo.

Berdasarkant keterangan Karyawan Telkom Beo yaitu lelaki Kalpein Buida, sebelumnya Agustinus datang ke Talaud bersama 2 orang rekan kerja pada 26 Februari 2018.

“Ia sudah tinggal di Kelurahan Beo selama 1 bulan untuk memperbaiki Kantor Telkom, pada hari Minggu, 11 Maret 2018, lelaki tersebut sudah menunjukan sifat yang aneh dengan cara sering tidur dengan menyelipkan senjata tajam di bantal guling, dengan alasan merasa takut,” terangnya.

Lanjutnya, pada tanggal 14 Maret 2018 pihak Telkom akan memberangkatkan ketiga tukang tersebut melalui Bandara Melonguane, tetapi Agustinus menghilang dan baru ditemukan pada hari Jumat (16/3/2018) di seputaran Bandara Melonguane.

Pihak Telkom Beo akhirnya menjemputnya dan rencana akan memberangkatkannya ke Kendari pada hari Minggunya. Akan tetapi pada Jumat sore, lelaki tersebut sudah naik ke atas tiang Tower Kantor Telkom Beo dengan niat akan bunuh diri.

Berbagai upaya pencegahan dilakukan Karyawan Telkom Beo bersama aparat Kepolisian Beo untuk meminta Agustinus turun dari Tower.

“Anggota Polsek Beo melakukan komunikasi dan negosiasi, tetapi menemui jalan buntu dan akhirnya dengan berupaya membujuk menggunakan bahasa Makassar sehingga yang bersangkutan langsung turun dari atas tower,” ujar Kapolsek.

Korban kemudian diamankan anggota Polsek Beo dan dibawa untuk penyelidikan. “Dari hasil interogasi, alasan yang bersangkutan bunuh diri karena sering mendengar bisikin roh jahat yang mengatakan bahwa anaknya yang berada di Kendari sudah dibunuh oleh seseorang dan mayatnya telah dibuang ke laut sehingga ia merasa tidak tenang dan merasa sangat bersalah, hingga berniat bunuh diri,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, rencananya Keluarga yang bersangkutan akan datang di Beo pada hari Minggu, 18 Maret 2018 untuk membawanya pulang ke Kendari.

Penulis: Humas Polres Talaud
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password