Festival Ogoh Ogoh di Lampasio Tolitoli Dibanjiri Masyarakat

Screenshot_2018-03-17-08-30-52-845_com.whatsapp

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng, Tolitoli. Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Kecamatan Lampasio, Tolitoli, mengarak 7 buah Ogoh – Ogoh mengelilingi Desa Tinading, Jumat, (16/3/2018) malam.

IMG-20180317-WA0010

Ogoh – Ogoh sendiri merupakan patung berwujud raksasa yang jahat yang diartikan sebagai sifat buruk manusia, dan akan dibakar setelah diarak mengelilingi Desa.

Personil Polsek Lampasio turun ke jalan untuk memastikan keamanan jalannya kegiatan, terlihat juga Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy SH SIK dalam jalannya kegiatan tersebur.

Sebanyak 500 umat Hindu mengarak Ogoh – Ogoh tersebut, dan sekitar 2000 penonton yang berasal dari berbagai wilayah di Tolitoli memadati jalan untuk menyaksikan kegiatan tersebut.

“Perayaan ini mampu membawa pesan damai bagi semua umat beragama. Artinya seluruh umat beragama mampu menghargai serta menghormati perbedaan antar kalangan umat beragama,” kata Kapolres.

“Tentu hal ini merupakan peran para tokoh dan masyarakat yang memelihara toleransi,” imbuhnya.

Kapolres berharap momen Hari Raya Nyepi kali ini mampu menjadikan warga Tolitoli lebih baik dan selalu rukun satu dengan yang lain.

IMG-20180317-WA0006

Di akhir kegiatan, ogoh – ogoh yang sebelumnya diarak, kemudian dibakar di lokasi Bangsal Desa Tinading, dengan maksud agar sifat – sifat buruk manusia ikut terbakar bersama Ogoh – Ogoh tersebut.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password