Polres Bulukumba Turunkan Srikandi Cantiknya Amankan Sholat Jumat

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Personel Polwan Polres bulukumba dari berbagai satuan fungsi melaksanakan Pengamanan Sholat jumat di beberapa mesjid yang ada di kota bulukumba, Jumat (16/03/18) pukul 12.00 wita.

InstaBox_2018316141716616-768x

“Guna memastikan kenyamanan dan keamanan, kita menempatkan polwan di mesjid-mesjid selama pelaksanan ibadah shalat Jumat, Selain mengamankan arus lalu lintas, juga mengantisipasi kriminalitas seperti curat, curanmor dan curas,” ucap AKBP M. Anggi Naulifar Siregar.

Salah seorang Polwan Senior Polres Bulukumba, Bripka Hj Andi Bau Irma,SE mengatakan pengamanan tersebut merupakan program rutin Polwan Polres Bulukumba yang dilaksanakan setiap hari Jumat.

“Hal ini kita lakukan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah dan juga agar jemaah khusyuk dalam sholatnya terutama yang meggunakan kendaraan roda dua, dimana kita juga mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan milik jemaah,” ucap Bripka Hj Andi Bau Irma. (Humas Polres Bulukumba)

Kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum dihadapkan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat yang modern.

Namun penilaian masyarakat terhadap kinerja Polri yang hanya berdasarkan dengan pemberitaan TV, Koran maupun gejala tanpa mempertimbangkan kesulitan dan hambatan Polri dalam pelaksanaan tugas, terkadang menimbulkan stigma negatif, yang kemudian diekspresikan oleh sebagian masyarakat lewat sosial media (sosmed) yang berdampak makin buruknya citra Kepolisian.

Untuk menjawab semua keraguan tersebut, dapat dilakukan dengan menampilkan keseriusan dalam kerja, profesionalitas, akuntabel dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga kehadiran anggota Polisi di tengah-tengah masyarakat, dapat betul betul dirasakan manfaatnya dalam rangka memberikan pengayoman kepada segenap masyarakat.

Istilah pengayom dalam konteks ini merupakan sebuah istilah yang bermakna perasaan tenang ketika adanya kehadiran Polisi. Jangan sampai justru kehadiran Kepolisian menimbulkan perasaan cemas, atau perasaan takut kepada masyarakat.

Penulis : Yoan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password