Narkoba di Kota Kediri : 3 Orang Pemuda Ditangkap, Edarkan Ribuan Butir Dobel L

Tribratanews.polri.go.id, Polreta Kediri, Pengungkapan kasus itu berawal saat kemarin sore, petugas mendapatkan informasi adanya transaksi Narkoba jenis Dobel L di Gang Jalan Selowarih Lingkungan Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Petugas yang melakukan penyelidikan, berhasil mengamankan ARIF SESANTO, warga Dusun Genengan Desa Sambiresik Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Dia mengaku baru membeli Pil Dobel L dari  TEGUH DWI SANTOSO.

Dari penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kediri Kota Polresta Kediri, petugas berhasil mengamankan TEGUH DWI SANTOSO selaku penjual atau pengedar. Selain itu petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa 20 Butir Pil Dobel L, ponsel merk Samsung dan uang tunai Rp 50 ribu. TEGUH DWI SANTOSO, merupakan warga Jalan Setono RT 03 RW 01 Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kota, Kota Kediri.Dari pengembangan kasus yang dilakukan, petugas mendapati keterangan dari TEGUH bahwa dia mendapatkan Pil Dobel L dari DEBY PRASETYO, warga Jalan Ngadisimo Utara 1, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan DEBY PRASETYO di daerah Kwadungan. Kabupaten Kediri. Dari tangan tersangka, disita barang bukti uang Rp 310 ribu , satu buah ponsel merk Xiaomi dan Pil Dobel L sebanyak 766 butir. Ternyata dari pengakuan DEBY kepada petugas, dia mendapatkan barang haram tersebut dari NUGROHO MUKTI WIDJAYA.

Selanjutnya dari pengenyelidikan yang dilakukan, Unit Reskrim Polsek Kediri Kota berhasil mengamankan NUGROHO MUKTI WIDJAYA, warga Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Tersangka diamankan di daerah Kelurahan Ngadirejo utara dan disita barang bukti Pil Dobel L sebanyak 5 ribu butir, ponsel merk OPPO serta uang tunai Rp 300 ribu. Selain itu petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio J bernopol AG 2150 BW warna hitam beserta STNK nya atas nama MARKUS SANTOSO.

AIPTU TJATUR SATRIO UTOMO, Kasi Humas Polsek Kediri Kota Polresta Kediri mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 milyar.

Penulis      : Didik

Editor         : ALFIAN NURNAS

Publish      : Didik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password