Kapolri Tidak Nyaman dengan Frasa “Muslim” di Grup MCA

tribratanews.polri.go.id – JAKARTA.  Terkait terungkapnya kelompok MCA, Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. mengaku tidak nyaman dengan frasa ‘muslim’ pada nama grup penyebar hoax MCA.

“Bahasa ini sendiri bagi kita tentunya tidak nyaman, bagi warga muslim tidak nyaman. Bagi saya juga yang muslim tidak nyaman,” ujar Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

Selain itu, Kapolri menyampaikan bahwa dalam ajaran agama Islam tidak dibenarkan untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks.

“Karena kita paham di dalam ajaran agama Islam, sebagaimana disampaikan para tokoh yang viral, bahwa menyebar hoax tidak sesuai ajaran Islam,” tutur Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan bahwa istilah Muslim Cyber Army bukan dibuat oleh pihaknya. Melainkan, berdasarkan hasil penyidikan, kelompok tersebut menamai diri mereka sebagai “Muslim Cyber Army”.

“Kita nggak nyaman dengan bahasa itu, terutama bagi kita yang umat Islam. Tapi apakah kita kemudian menyalahkan polisinya menggunakan bahasa itu? Tidak pendapat saya karena polisi hanya menyampaikan faktanya,” tegas jenderal bintang empat ini.

Oleh karena itu, Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk tidak membunyikan frasa ‘muslim’ saat bicara soal grup MCA.

(vi/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password