Polisi Usut Motif Perusakan Gereja Katolik Santo Zakaria

tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Terkait perusakan Gereja Katolik Santo Zakaria di Dusun 3, Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, polisi terus mengusut motif perusakan Gereja tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan yang diperolah dari tujuh orang saksi diduga insiden perusakan didasari pada motif pribadi.

“Menurut beberapa saksi, petunjuk yang ada, kami duga ini motif pribadi. Tapi kami masih dalami, karena berbagai kemungkinan bisa terjadi,” ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. M. Iqbal, S.I.K., M.H.

Sebelumnya, Gereja Katolik Santo Zakaria di Dusun 3, Desa Mekar Sari dirusak sekelompok orang tidak dikenal. Berdasarkan keterangan saksi atas nama Petrus (35), seorang jemaat di gereja mengatakan pelaku datang bersepeda motor dan berboncengan.

“Pelaku lebih dari empat orang datang dengan empat sepeda motor, membawa pukul godam merusak pintu dan jendela,” ujar Petrus.

Dari kejadian tersebut Kepolisian setempat melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) sebagai langkah untuk mengantisipasi isu perusakan gereja menjadi liar atau meluas ke ranah lain.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang meluas,” harap Brigjen. Pol. M. Iqbal, S.I.K., M.H.

(vi/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password