Dihadapan Siswa Rindam XIV Pakatto, Kasat Lantas Polres Gowa Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Masih dalam pelaksanaan Ops Keselamatan 2018 Polres Gowa maka pada Senin (12/03) pukul 08.00 Wita, Kasatlantas Polres Gowa AKP Religia Faradikta, SIK melaksanakan sosialisasi Ops Keselamatan 2018 Polres Gowa di Rindam XIV Pakatto.

Dalam sosialisasi tersebut, Kasatlantas memberikan penjelasan tentang tertib berlalulintas. Adapun materi yg disampaikan antara lain manfaat helm, light on, mekanisme SIM, Penanganan laka dan lain-lain.

Sasaran utama dalam kegiatan Ops Keselamatan ini adalah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya siswa alih golongan pentingnya untuk tertib berlalulintas guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalulintas dan menciptakan kamseltibcarlantas di wilkum Gowa. Saya berharap siswa dari RINDAM XIV Pakkatto dapat berpartisipatif mendukung pelaksanaan Ops Keselamatan 2018 Polres Gowa ini hingga tanggal 26 maret nanti, tutup AKP Religia Faradikta,SIK.

Acara sosialisasi di tutup dengan acara foto bersama oleh seluruh personil RINDAM XIV Pakatto dan Kasatlantas Polres Gowa.

Terwujudnya etika berlalu lintas adalah citra budaya bangsa, terwujudnya penegakan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Sesempurna apapun aturan tidak akan secara otomatis atau serta merta mampu mengubah keadaan menjadi sesuai yang diinginkan, seperti mengubah kesemrautan menjadi tertib, mengubah perilaku yang tidak taat peraturan menjadi patuh dan taat.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memberikan amanat kepada semua pihak untuk ikut serta mematuhi lalu lintas ketika berkendara di area lintasan jalan publik. Namun hingga kini, pelaksanaan aturan yang sangat ideal tersebut bukan menghadapi masalah.

Justru faktanya antara apa yang seharusnya dilaksanakan (das sollen) dengan apa yang senyatanya sehari-hari (das sein) acapkali tidak berbanding lurus. Terbukti hingga saat ini masih banyak terjadi pelanggaran berlalu lintas di sana-sini. Secara kebetulan atau tidak, pelaku pelanggaran ternyata tidak sedikit dari masyarakat yang berpendidikan. Pertanyaannya, kenapa hal ini terus terjadi? Bagaimana cara mengurangi atau mengatasinya?

Solusi untuk mengurangi pelanggaran atau banyaknya kecelakaan lalu lintas di jalan raya, tentunya selain perlu penindakan tegas bagi masyarakat yang melanggar ketentuan beralalu lintas, yang utama juga adalah memberikan pencegahan sedini mungkin. Salah satunya melalui sosialisasi atau penyuluhan tertib berlalu lintas bagi pelajar mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA bahkan hingga mahasiswa Perguruan Tinggi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kegiatan edukasi tertib berlalu lintas memang sangat perlu ditanamkan sejak usia dini.

“Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan seputar hukum dan permasalahan terkini kepada murid-murid di sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan informasi dan pemahaman hukum sedini dini,” papar Kombes Pol Dicky Sondani.

Penulis : Apri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password