Nyamar Jadi Pembeli, Aparat Polres Sinjai Ringkus Pria Paruh Baya Pengedar Narkoba

photo_2018-03-13_16-25-58-768x

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kapolres Sinjai Akbp Ardiansyah memimpin langsung personil gabungan Sat Resnarkoba dan Resmob Polres Sinjai melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika berinisial FH (46) warga Jl. DR. Sutomo, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Rabu (13/3/18).

Awalnya petugas Polres Sinjai menyamar untuk membeli narkoba kepada pelaku sehingga pada saat transaksi ditemukan satu sachet narkotika jenis shabu dalam penguasaan FH.

Setelah dilakukan penangkapan dan dilanjutkan dengan penggeledahan dirumah pelaku yang disaksikan ketua RT setempat dan berhasil diamankan barang bukti berupa : 1 (satu) sachet shabu beruto, 0.26 gram, 2 (dua) pipet bentuk sendok, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah sumbu, 4 (empat) buah pembungkus plastik sedang, 165 sachet pembungkus plastik bening, dan 1 (satu) buah hp merk nokia warna hitam putih.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Sinjai untuk penanganan lebih lanjut. (Humas Polres Sinjai)

Sikap tegas Pemerintah Indonesia untuk melawan narkoba, disikapi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu. Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan, pihak kepolisian tidak main-main dalam mengungkap peredaran narkoba di Indonesia. Bahkan, Kapolri ini menyatakan pihaknya tak segan-segan menembak mati bandar narkoba asing yang berani masuk ke Indonesia.

Begitu seriusnya ancaman narkoba yang dapat merusak keberlangsungan hidup generasi muda, maka aparat Polri diminta bersikap tegas terhadap pelaku narkoba. Kapolri mewarning akan melakukan evaluasi terhadap jajarannya yang minim dalam mengungkapkan peredaran narkoba.

Orang nomor satu di tubuh Polri ini menginstruksikan kepada jajaran kepolisian agar tidak takut meringkus bandar narkoba, termasuk juga bandar asing yang masuk ke Indonesia ini. Kepada bandar narkoba, Tito berpesan untuk tidak main-main di Indonesia. Dia bahkan mengancam para bandar narkoba akan berakhir di kamar jenazah jika berani bermain-main.

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba sendiri  bisa berdampak bagi fisik, psikologis dan dampak sosial ekonomi.

Dampak fisik yang ditimbulkan antara lain : gangguan pada sistem saraf (neorologis), kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah, gangguan pada kulit (dermatologis), penanahan, bekas suntikan dan alergi, gangguan pada paru-paru (pulmoner), penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup, dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.

Dampak psikologis, antara lain berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang diinginkan, ketergantungan/selalu membutuhkan obat.

Sedang dampak sosial dan ekonomi yakni : selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan dan hukum.

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password