Peduli Pendidikan, Polsek Selakau Laksanakan Program Buta Aksara Pada Warga Lansia

Tribratanews.polri.go.id. polda kalbar, polres sambas. polsek selakau. Seperti biasanya suasana ruangan PAUD yang menjadi tempat warga lansia kelompok belajar bunga desa tampak riuh seperti suasana dalam sekolah pada hari senin (12/4/2018) sekitar pukul 14.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Di ruangan tersebut, terdengar suara-suara warga yang tengah belajar menyebutkan angka, huruf, kata dan kalimat.

Terlihat kaum ibu-ibu sedang duduk melantai, tengah serius melihat papan tulis dan menerima pelajaran dari pengajarnya.

Yang lebih menarik, tenaga pengajar kaum ibu ini, berseragam TNI/ Polri. Sedangkan kaum ibu yang tengah belajar ini, ternyata telah berusia lanjut (lansia).

Warga Lansia tersebut tampak antusias, menyimak tentang pelajaran menghitung angka yang disampaikan oleh personel Polsek Selakau dan personel Koramil Selakau kepada warga lansia ini.

Ada dua papan tulis yang digunakan kelompok belajar “Bunga Desa” ini.warga lansia yang belajar, tampak tekun menyalin tulisan yang ada di papan tulis, ke dalam buku yang ada di depan mereka.

Di ruangan tersebutlah personel Polsek Selakau bersama personel Koramil Selakau dan guru PAUD, meluangkan waktu mereka mengajarkan para lansia membaca, menulis dan membaca (Calistung) .

Kapolsek Selakau, Iptu Ronald Deny Napitupulu,S.H.,M.H. bersama anggotanya membaur, mencurahkan perhatian kepada setiap lansia yang tengah belajar dan_ dengan telaten membimbing satu persatu lansia ini, menulis dan mengingat huruf dan angka.

Bahkan terkadang sambil merangkak menyambangi satu-satu lansia tersebut, untuk melihat dan mengarahkan dan memperbaiki tulisan seperti apa yang benar.

Dan bahkan suara tawa para lansia ini terdengar pecah, saat ada satu di antaranya yang salah menyebut atau menuliskan huruf dan angka saat disuruh tampil maju kedepan untuk menjawab pertanyaan dari Tutor / Pengajar.

Sesekali, para pengajar bahkan menyelingi ketegangan belajar mereka dengan bersenda gurau.

Kendati tak muda lagi, para ibu-ibu lansia ini tampak antusias belajar.

Saking antusisiasnya mereka terhadap pendidikan, peserta belajar ini saat waktu belajar yang seharusnya hanya satu jam saja setiap pertemuan, kerap melebihi jadwal pelajaran lantaran permintaan mereka yang haus dengan pendidikan.

Penulis : Rio
Editor : Alfian nunar/nanang purnomo
Publis : Ilmy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password