Diduga Pungli Karcis Parkir, Tipikor Polrestabes Makassar OTT Empat Orang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Unit Tipikor Polrestabes Makassar berhasil menjaring empat orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait pungutan liar.

Empat orang yang diamankan lelaki insial IS (28) warga Jalan Rajawali Makassar, lelaki DE (30) warga Jalan Rajawali Makassar, lelaki DA (30) warga Jalan Rajawali Makassar dan lelaki RA (33) warga Jalan Rajawali Makassar, Kamis (08/03/18).

Dalam operasi ini yang dipimpin Kanit Tipikor Iptu Supriadi mengamankan uang sebesar RP. 474.000 (Empat ratus tujuh puluh empat ribu rupiah).

“Dimana pelaku meminta uang kepada pegendara yang sedang memarkir kendaraannya pada area gedung CCC (Celebes Convention Centre) Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar tanpa memberikan karcis kepada pengendara tersebut”, ungkap Kanit Tipikor.

Dari tangan masing – masing pelaku IS ditemukan barang bukti uang RP. 120.000, lelaki DE barang bukti uang RP. 120.000, lelaki DA barang bukti uang RP. 120.000 dan lelaki RA  ditemukan uang sebanyak RP. 114.000, Jelas Iptu Supriadi.

Selanjutya keempat pelaku bersama barang bukti di bawah ke Posko Seketariat satgas saber pungli kota Makassar. (Humas Polrestabes Makassar)

Satgas Saber Pungli ini dibentuk dua tahun lalu, Menko Polhukam Wiranto mengumumkan pembentukan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016.

Dalam melaksanakan tugasnya Saber Pungli berada di bawah koordinasi Menko Polhukam.

Dalam Perpres itu, Satgas Saber Pungli bertugas untuk memberantas praktik pungutan liar secara efektif dan efisien.

Caranya, dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

Satgas itu memiliki empat fungsi, yakni intelijen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan, serta yustisi.

Selain itu, satgas Saber Pungli juga berwenang melakukan operasi tangkap tangan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 huruf d.

Keseriusan Pemerintah memberantas pungli terlihat dari pernyataan yang pernah dilontarkan oleh Wiranto.

Dia mengatakan, Saber Pungli tidak hanya menyasar para pelaku di kementerian/lembaga pemerintahan. Menurut dia, satgas tersebut juga akan membersihkan pungli yang dilakukan oleh calo, preman dan organisasi kemasyarakatan.

Setelah terbentuk, satgas Saber Pungli akan memetakan daerah mana saja yang dinilai rawan pungli, serta pelaku lapangan hingga di tingkat kementerian/lembaga pemerintah.

Wiranto menuturkan, saat ini praktik pungli juga menjadi beban bagi masyarakat kecil yang berpenghasilan rendah. Dia mencontohkan, supir-supir truk di daerah terbebani dengan praktik pungli oleh oknum Dinas Perhubungan maupun preman.

Selain itu, pedagang-pedagang kecil juga seringkali harus membayar sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu yang tidak jelas.

Penulis : Apri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password