Resmob Polres Bone Tangkap Tiga Pelaku Curnak Dilokasi Berbeda

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tiga pelaku pencuarian ditangkap oleh anggota Unit Resmob Polres Bone yang dipimpin oleh Aiptu Abustang Mappa bekerja sama dengan anggota Polsek Kajuara Polres Bone, Kamis (8/3/18).

Dari ketiga pelaku, Rijal (38), Salaming (35) dan Asriadi (25) diamankan oleh pihak Kepolisian karena terlibat dalam kasus pencurian ternak (Curnak) berupa sapi.

photo_2018-03-08_10-54-06-768x-1

Pelaku di tangkap berawal dari adanya informasi bahwa salah satu pelaku pencurian sapi di Dusun Bole Desa Lappo Bosse Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone yang bernama Rijal sedang berada di rumahnya sehingga anggota dari Unit Resmob Polres Bone melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Kajuara guna memastikan tempat pelaku dan pada akhirnya Unit Resmob dan anggota Polsek Kajuara bersama – sama berangkat mencari pelaku dan berhasil diamankan.

Dihadapan Kepolisian, Rijal mengakui perbuatannya bahwa ia pernah mencuri sapi betina milik lelaki Kubri dan lelaki Ardi. Bukan hanya sampai di sini, pelaku ini juga mangakui  melakukan aksinya bersama dengan teman lainnya sehingga pihak Kepolisian terus melakukan pencarian kepada pelaku lainnya.

Tidak lama kemudian, lelaki Salaming yang juga merupakan pelaku pencurian ditangkap di Desa  Biccoing Kecamatan Tonra dan juga mengaku bahwa masih ada temannya yang lain yakni  lelaki Asriadi.

Dengan pengakuan lelaki Salaming ini, akhirnya Asriadipun ditangkap bersama dengan mobil Daihatsu Grand Max warna Silver dengan No.Pol DD 8782 RV yang digunakan pada saat melakukan aksinya.

Dari pengakuan ke tiga pelaku tersebut, sapi yang dicuri itu di jual kepada lelaki Ali dengan harga Rp 10.000.000 sehingga anggota Resmob ini terus melakukan pengejaran kepada lelaki Ali dengan mendatangi rumahnya namun Ali ini tidak ada di rumahnya.

Aiptu Abustan  mengatakan bahwa pelaku Ali kami tidak temukan di rumahnya, tapi kami tetap terus melakukan pecarian. (Humas Polres Bone)

Semakin maraknya kasus pencurian ternak membuat masyarakat menjadi resah, pelaku pencurian ternak bukan lagi pelaku yang amatir bahkan ada pelaku yang memang sudah menjadi spesialis curi ternak, sehingga dengan mengetahui faktor- faktor pencurian ternak kita dapat mengetahui apa yang menjadi penyebabnya dan dapat mengetahui penanggulangannya.

Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pencurian ternak diantaranya faktor ekonomi, faktor niat dan kesempatan, faktor karena mudah diperjual belikan, faktor TKP karena mudah dimasuki oleh pelaku dan faktor pelaku yang sudah menjadi profesi khusus atau spesialis curi ternak.

Untuk mencegah pencurian hewan peliharaan, Anda harus waspada. Ada hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga hewan peliharaan anda aman. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

1.Pastikan bahwa hewan peliharaan terdaftar dan berlisensi.

2.Tinggal dilingkungan yang aman.

3.Jangan pernah meninggalkan tanpa pengawasan hewan peliharaan Anda.

4.Beritahu petugas keamanan atau petugas penegak hukum segera setelah anda menyadari hewan peliharaan anda hilang.

5.Tetap waspada dan menjaga pengawasan yang ketat pada hewan anda.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password