Salut dengan Nenek Sani yang Tiap Hari Bersihkan Mesjid, Kapolsek Manuju Berikan Tali Asih

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Nenek Sani (80) adalah perempuan tua yang kesehariannya selalu tampak di Masjid Al-Ikhlas Manuju, kehadirannya di tempat ibadah tersebut untuk memberisihkan Masjid, hal ini menjadi perhatian tersendiri Kapolsek Manuju bila akan pergi dan pulang dari tempat tugas sehari hari.

Masjid Al-Ihlas ini berada di dipinggir jalan poros Bili-bili mengarah ke Kec.Manuju dimana jalur tersebut setiap hari di lalui oleh kapolsek Manuju untuk bertugas dan pasti melihat sosok nenek sani yang lagi membersihkan masjid.

Melihat hal itu Kapolsek Manuju Iptu Hasan Fadhly SH merasa terharu dan terpanggil untuk melihat keadaan kehidupan nenek Sani lalu mengajak beberapa anggota pada pagi tadi rabu (07/03/18) menyambangi rumah sang nenek.

Melihat kehadiran kami, membuat sang nenek terkejut, lalu kamipun ngobrol santai dan bercanda sekaligus memberikan sedikit tali asih serta berpesan agar sang nenek tetap sehat dan terus berbuat yang terbaik dimasa tuanya terang Kapolsek.

Ditempat terpisah Kapolres Gowa menjelaskan kegiatan sosial yang dilakukan personil ditiap Polsek harus dilakukan, Polisi adalah pengayom masyarakat gak ada salahnya kan jika Polisi ingin tau perkembangan sosial masyarakat ditiap wilayah tugasnya, senyum Kapolres Gowa, selain menegakkan hukum kegiatan sambang wajib dilakukan, ini arahan dari saya agar anggota tau bagaimana kondisi sosial masyarakatnya, tambah Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga.

Kepedulian yang diperlihatkan Kapolsek Manuju merupakan wujud empati Polri kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Dalam Islam membantu orang miskin mempunyai keutamaan yang besar sebab hal itu membuktikan keimanan seorang muslim, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ’anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allah akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, maka Allâh menutupi (aib)nya pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang maknanya), “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.”

Karena balasan itu sesuai dengan jenis perbuatan. Hadits-hadits tentang masalah ini banyak sekali, misalnya sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Sesungguhnya Allah menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan lainnya dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu anhu).

Seorang Muslim hendaknya berupaya untuk membantu Muslim lainnya. Membantu bisa dengan ilmu, harta, bimbingan, nasehat, saran yang baik, dengan tenaga dan lainnya.

Seorang Muslim hendaknya berupaya menghilangkan kesulitan atau penderitaan Muslim lainnya. Bila seorang Muslim membantu Muslim lainnya dengan ikhlas, maka Allah Azza wa Jalla akan memberikan balasan terbaik yaitu dilepaskan dari kesulitan terbesar dan terberat yaitu kesulitan pada hari Kiamat.

Oleh karena itu, seorang Muslim mestinya tidak bosan membantu sesama Muslim. Semoga Allah Azza wa Jalla akan menghilangkan kesulitan kita pada hari Kiamat.

Penulis : Yoan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password