Buat Status Mengandung Ujaran Kebencian di Medsos, Seorang Pemuda di Biak Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Tribratanews.polri.go.id, Papua Polres Biak – Gara-gara iseng menulis status di media sosial Facebook, seorang pria muda berinisial CA (22 tahun) di Biak Papua terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Pemilik akun KE V IN itu ditangkap petugas Polres Biak Numfor pada (5/3/2018) lantaran menulis beberapa status diantaranya “yang mau komplin ke TELKOM atau TELKOMSEL ITU TDK PERLU, SA SARANKAN LANGSUNG BAKAR GEDUNGX SAJA BOLEH BIAR TONG PUAS SAMA” ok..sip”.

Selain itu di waktu yang hampir bersamaan pelaku CA juga menulis status “BIAK desa kecil yg dipaksakan jadi kabupaten! sembari menyimpan orang” yg suka makan gaji buta! IDIOT, TOLOL!” masih banyak lagi status yang ditulisnya dinilai membuat warga resah, sehingga Kepolisian berinisiatif untuk mengamankan pelaku CA.

Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku CA mengaku tak pernah menyangka bahwa statusnya di Facebook yang sengaja dibuat untuk iseng itu ternyata berdampak meresahkan masyarakat atau mengandung ujaran kebencian atau hasutan. Ia kini terpaksa harus berurusan dengan Polisi lantaran perbuatannya dinilai melanggar Undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori. SIK didampingi Kasat Reskrim AKP I Wayan Laba. SH membenarkan pihaknya mengamankan pemilik akun facebook KE V IN, karena dianggap meresahkan masyarakat sehingga harus dilakukan tindakan hukum.

“Mungkin CA membuat status hanya sekedar iseng, tetapi tanpa disadarinya kalau statusnya itu bisa membuat masyarakat jadi resah dan marah, apalagi yang bersangkutan menyebut tentang masyarakat dan daerah, sehingga status tersebut dinilai tidak wajar, “jelas Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar bisa lebih cerdas dan bijak dalam bermedsos, jika ditemukan adanya status-status yang dapat membuat status yang dapat meresahkan masyarakat ataupun menyebarkan berita hoax atau fitnah maupun ujaran kebencian atau hasutan, akan ditindak sesuai dengan hukum yang ada.

“Gunakanlah medsos dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, medsos juga bisa bermanfaat untuk ibadah dan membawa dampak positif bagi orang banyak, jika itu digunakan secara bijak dan cerdas, “tandas Kapolres. (*)

Penulis : Ruslan
Editor : Alfian Nur
Publish : Ruslan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password