Hari Ke-3 Ops Keselamatan Semeru 2018, Polres Trenggalek Optimalkan Kegiatan Preemtif dan Preventif

889479d7-8769-4e32-b6e2-b4887c9f52dc-e1520400778292

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek – Memasuki hari ke-3 operasi Keselamatan Semeru 2018, Satlantas Polres Trenggalek mengintensifkan tindakan Kepolisian pola preemtif, preventif maupun represif berupa penegakan hukum bidang lalu lintas.

Kaurbinops Satlantas Iptu Suwanan, S.H. bersama beberapa anggotanya, sejak pagi hari sudah berkeliling ke sekolah-sekolah di kota Trenggalek, salah satunya adalah SMP Negeri 3 Trenggalek yang berlokasi di selatan alun-alun, Rabu (07/02).

Di sekolah tersebut, Ipda Suwanan meminta waktu barang sebentar menyampaikan tentang tertib berlalu lintas. Dialog ringan pun tercipta di dalam kelas. Siswa SMP Negeri 3 yang merupakan salah satu sekolah favorit di Trenggalek ini nampak antusias bertanya berbagai hal terkait kelalulintasan.

Selain itu, jajaran Satlantas Polres Trenggalek juga menggelar sosialisasi keselamatan berlalulintas dengan sasaran para awak maupun kru angkutan umum di terminal bus Surodakan Trenggalek. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Suwanan berupaya menyentuh para pengemudi angkutan umum agar mentaati peraturan lalu lintas mengingat mereka membawa penumpang yang menjadi tanggung jawabnya.

Ndak usah ngebut, apalagi ugal-ugalan di jalan. Ingat panjenengan membawa penumpang dan harus mengantar mereka sampai ke tujuan dengan selamat” ujar Iptu Suwanan.

Demi suksesnya operasi keselamatan yang digelar selama 21 hari sejak tanggal 5 hingga 25 Maret 2018 ini, jajaran Satlantas Polres Trenggalek juga memasang spanduk dan baliho himbauan di beberapa titik strategis agar mudah dibaca oleh masyarakat serta membagikan stiker pelopor keselamatan berlalu lintas kepada pengendara.

Disamping itu, SatlantasPolres Trenggalek juga telah membuat dua video parodi yang disebar luaskan melalui media sosial maupun media daring.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K. menuturkan, pihaknya mengedepankan upaya preemtif dan preventif sebagai upaya pencegahan tanpa mengurangi ketegasan menindak pelanggar lalu lintas kasat mata.

”Kita coba membangun kesadaran masyarakat terlebih dahulu melalui upaya-upaya pencegahan. Namun tindakan tegas terhadap pelanggar kasat mata seperti tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu, melawan arus, kendaraan tidak sesuai spektek tetap kami lakukan” jelas AKP Ricky.

Masih kata AKP Ricky, sampai dengan hari ke-3 operasi Keselamatan Semeru 2018, pihaknya telah menindak sedikitnya 66 pelanggar.

“Rata-rata tidak menggunakan helm. Sisanya pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM” pungkasnya.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password