Polda Bali dan Polres Gianyar Amankan Kegiatan Klarifikasi Foto, Rochineng Mengaku Aksi Spontanitas

WhatsApp Image 2018-03-06 at 19.44.31

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali , Pemandangan di areal Kantor Panwaslu Kabupaten Gianyar yang berlokasi di Jalan Darma Giri, Komplek Stadion Dipta, tidak seperti biasanya. Selain dijaga polisi berseragam, Kantor Panwaslu juga dijaga sejumlah polisi berpakaian preman, Selasa (6/3/2018).

Kehadiran petugas kepolisian dari Polda Bali dan Polres Gianyar ini untuk melaksanakan pengamanan, terkait pemanggilan Penjabat Plt. Bupati Gianyar, Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. oleh pihak Panwaslu, untuk menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya foto yang bersangkutan saat melayat di Puri Ubud pada hari Jumat (2/3) lalu.

Difoto tersebut, Ketut Rochineng bersama-sama dengan para tokoh politik menaikan jari telunjuk. Bahasa tubuh itu pun diduga sebagai bentuk dukungan kepada salah satu Paslon.

Sekitar pukul 09.40 Wita, Ketut Rochineng tiba di Kantor Panwaslu yang diantar oleh Kepala Badan Kesbangpol Gianyar Dewa Made Alit Mudiarta. Selanjutnya, Ketua Panwaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, S.H. didampingi dua anggota Panwaslu, Ni Made Suniari Siartikawati, S.E. dan I Gede Sutirta, S.H. melaksanakan pertemuan tertutup dengan Ketut Rochineng. Selama pertemuan itu berlangsung, petugas kepolisian melaksanakan penjagaan di pintu masuk.

Saat dikonfirmasi, Direktur Sabhara Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, M.M. selaku Kaopsda Mantap Praja Agung-2018 mengatakan, personel Polda Bali bersama Polres Gianyar melaksanakan pengamanan sesuai SOP, agar kegiatan klarifikasi dapat berjalan dengan lancar dan aman. Sekecil apapun kegiatan atau peristiwa yang terjadi yang berkaitan dengan Pilkada Bali, pihaknya akan merespon dengan cepat sehingga mendapatkan langkah antisipasi yang tepat.

“Personel Polda Bali yang terlibat Ops Mantap Praja Agung harus meningkatkan kewaspdaan dan peka terhadap perkembangan situasi serta tidak boleh underestimate saat melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye,” kata Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, M.M.

Kegiatan klarifikasi yang berlangsung di ruang kerja Ketua Panwaslu berakhir pukul 12.10 Wita. Kepada awak media, Ketut Rochineng yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali mengakui jika foto tersebut adalah dirinya pada saat menghadiri undangan Pelebon di Puri Ubud.

Dikatakannya, pada saat itu undangan sangat ramai. Kemudian secara kebetulan dirinya duduk bersama dengan tokoh-tokoh politik dan secara spontanitas pada saat difoto, dirinya mengacungkan jari telunjuk tetapi tidak ada niat untuk memberikan dukungan atau keberpihakan terhadap Paslon tertentu. “Apa yang saya lakukan adalah aksi spontanitas,” ucap Ketut Rochineng.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, S.H. mengatakan, dalam foto tersebut Ketut Rochineng sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai Ketua Panwaslu, pihaknya dengan cepat melakukan klarifikasi sesuai mekanisme yang ada.

“Hasil klarifikasi itu akan dikaji kembali. Apabila hasil pengkajian tersebut terdapat unsur pelanggaran maka Panwaslu Kabupaten Gianyar akan melakukan langkah-langkah selanjutnya, seperti meminta keterangan beberapa saksi maupun langkah-langkah normatif lainnya,” terang I Wayan Hartawan, S.H.

Penulis : Bina Wartawan

Editor    : Swanjaya

Publish : Ngakan Candra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password