Niatnya Obati dan Usir Roh Jahat, Satu Keluarga jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung

IMG-20180306-WA0339

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek – Seorang ibu rumah tangga asal Desa Surenlor Kecamatan Bendungan Trenggalek meninggal dunia diduga mengalami kekerasan cukup sadis. Korban meninggal dunia setelah sebelumnya digelonggong dengan cara memasukan selang yang berisi air mengalir dan satu ekor ikan teri ke dalam mulut korban. Berkat kejelian dan kecermatan, petugas pun berhasil membongkar kasus ini, Minggu (04/03).

Berdasarkan hasil penelusuran pihak kepolisian, sebelumnya, diduga para pelaku melakukan ritual di rumahnya dengan cara menyembelih 5 ekor ayam dengan nasi kuning yang sudah dimasak. Kemudian hidangan tersebut dimakan bersama-sama.

Selanjutnya, pelaku berinisial RA menyuruh anggota keluarganya mengeluarkan perabot rumah beserta kelengkapannya, dengan maksud untuk menjalankan ritual. Pada saat itu, seluruh anggota keluarga diminta untuk mengguyurkan air ke seluruh bagian tubuh. Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, korban keluar dari dalam rumah dan mengeluhkan sakit perut.

Oleh RA diobati dengan cara diguyur air menggunakan selang. RA dibantu pelaku lainnya memasukan selang yang berisi air mengalir dan satu ekor ikan teri ke dalam mulut korban kurang lebih selama 30 menit hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. dalam keterangan persnya mengungkapkan, para pelaku berdalih melakukan pengobatan sekaligus mengusir roh halus yang bersemayam di tubuh korban, Selasa (06/03).

Sedangkan hasil autopsi oleh tim forensik rumah sakit Bhayangkara Kediri menjelaskan bahwa korban meninggal dunia karena tertutupnya saluran udara oleh air, yang mengakibatkan paru-paru dan rongga dada berisi cairan serta ditemukan adanya kekerasan benda tumpul di sekitar mulut dan hidung.

Masih kata AKBP Didit, sebanyak 7 orang bersaudara yang patut diduga sebagai pelaku telah diamankan berikut barang buktinya.

“Ada 7 tersangka yang kami amankan. Tiga orang tersangka yakni RA anak kandung korban, JB menantu korban dan JT adik kandung korban kami jerat dengan pasal KDRT. Empat orang lainnya yaitu SY adik kandung korban, KT adik ipar korban, AL dan AP yang merupakan keponakan korban kami jerat dengan pasal kekerasan terhadap orang lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia” jelas AKBP Didit.

“Barang bukti yang kami amankan diantaranya selang air sepanjang 7 meter, seekor ikan teri, 3 lembar kain yang digunakan menutupi wajah korban dan satu celana pendek” imbuhnya.

Kepada para tersangka dikenakan pasal 44 ayat (3) UURI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau denda paling banyak Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) serta pasal 170 ayat (1) ke-3 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 15 (lima belas) tahun.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password