Bhabinkamtibmas Brigpol Supriadi Bantu Gali Selokan Air saat Sambangi Rumah Warga

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Bhabinkamtibmas Balibo Kecamatan Kindang Polres Bulukumba  Brigpol Supriadi melaksanakan sambang sekaligus membantu menggali selokan saluran air milik warga binaannya di Desa Balibo, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Selasa (6/03/18) Pukul  08.30 wita.

Seperti terlihat selain sambang Brigadir Supriadi bersama warga datang membantu menggali selokan saluran air milik warga binaannya, hal tersebut dilakukan karena Polisi bertugas bukanlah hanya menegakkan hukum melainkan juga untuk menjalin hubungan yang harmonis guna bersama sama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Selain itu Bhabinkamtibmas juga menghimbau kepada warga sekitar agar selalu memelihara kamtibmas melalui peduli sesama masyarakat dengan gerakan Gotong Royong (GORO) untuk keamanan dan kesejahteraan warga.

“Dengan kehadiran Bhabinkamtibmas di segala kegiatan yang ada di desa, menjadikan hubungan Polri dengan masyarakat menjadi lebih erat. Tentunya hal ini secara tidak langsung dapat mewujudkan kamtibmas yang ada di desa setempat, “ ujar Supriadi.

“Lelaki ridwan salah satu warga Desa Balibo Kecamatan kindang kabupaten Bulukumba yang sementara dibantu oleh Brigpol Supriadi Mengatakan”sangat berterima kasih atas kehadiran bapak Polisi yang mana sangat membantu dirinya dalam melakukan Menggali selokan saluran air miliknya”. (Humas Polres Bulukumba)

Selain menjalin hubungan erat antar aparat Kepolisian dengan warga, kepedulian yang diperlihatkan Brigadir Supriadi juga makin memperkokoh keberadaan Bhabinkamtibmas sebagai bagian dari masyarakat.

Untuk membangun dampak positif pada tubuh Polri dibutuhkan kemampuan saling mempercayai dan kemampuan empati. Empati adalah kunci membina kepercayaan dari masyarakat. Rasa percaya atau trust relevan sekali dalam kondisi sosial tertentu.

Dikehidupan masyarakat, Polisi memainkan banyak peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Mengatur lalu lintas, menegakkan hukum, menyidik perkara, memelihara keamanan dan ketertiban, dan melindungi keselamatan warga negara adalah sebagian dari tugas polisi. Istilah yang sering digunakan adalah melayani, melindungi, dan mengayomi.

Walaupun peran polisi sangat banyak, atau karena peran polisi sangat banyak, pengetahuan masyarakat mengenai polisi, motif polisi, dan tanggapan atau respons polisi, sangat terbatas. Ada ketidaktahuan dan ketidakpastian di masyarakat luas mengenai kinerja polisi.

Pada saat yang sama, dengan peran yang banyak tersebut, yang disertai dengan kewenangan yang dimiliki polisi berdasarkan konstitusi dan undang-undang, polisi memiliki peluang dan kesempatan untuk mengecewakan harapan-harapan masyarakat. Anggota Polri ada yang melakukan korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang lainnnya.

Supaya kepercayan pulih, Polri bisa mengembangkan norma dan kode etik yang mewajibkan anggota supaya tidak mengkhianati warga masyarakat yang memercayainya.

Jika warga masyarakat bertemu dengan banyak polisi yang jujur, dan hanya sesekali mendapatkan polisi yang tak jujur, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat. Selanjutnya, polisi akan memiliki reputasi atau nama baik. Kalau institusi Polri memiliki reputasi dan nama baik, anggota polisi akan merasa berkepentingan menjaga reputasi dan nama baik polisi di mata warganegara. Pada gilirannya pula, masyarakat akan semakin mempercayai polisi.

Polisi yang memiliki empati tinggi memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga. Karena polisi berusaha memahami dan peduli dengan kebutuhan, kepentingan, dan keprihatinan masyarakat, maka polisi memiliki bekal informasi dan pengetahuan yang diperlukan supaya profesinya dapat dijalankan lebih baik.

Penulis : Apri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password