Tekan Kecelakaan, Polres Sintang Gelar Apel Operasi Keselamatan 2018

CF7B8867-F6CD-4036-9F16-338FC65CEDF5

Tribratanews.polri.go.id,Polda kalbar – Polres sintang – Polres Sintang menggelar apel pasukan operasi lalu lintas bersandi ‘Ops Keselamatan-2018’. Operasi yang akan digelar dari tanggal 5 – 25 Maret 2018 ini bertujuan untuk menekan kembali angka kecelakaan lalu lintas dan tingkat fatalitas kecelakaan serta meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Apel gelar pasukan Ops Keselamatan 2018 dilakukan langsung di halaman Mapolres Sintang, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Sintang, Senin (5/03), Waka Polres Sintang Kompol Amri Yudhy, SIK, MH mengatakan, tema operasi kali ini ‘Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu Lintas Untuk Mendukung Kebijakan Promoter Kapolri Guna Terciptanya Kamseltibcarlantas’.

“Apel ini untuk mengetahui sejauh mana kekuatan personel dan sarana perlengkapan peralatan lainnya sehingga Operasi Keselamatan 2018 berjalan optimal serta dapat lebih tepat sasaran dan berhasil sesuai tujuan,” ujar Kompol Amri Yudhy, SIK,MH selaku Inspektur apel pasukan Ops Keselamatan 2018 mewakili Kapolres Sintang yang berhalangan hadir dikarenakan tengah menghadiri kegiatan di Polda Kalbar.

Menurut Amri Yudhy, lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara, oleh sebab itu pemeliharaan keselamatan dan ketertiban dan keamanan lalu lintas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka Kamseltibcarlantas merupakan suatu cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern.

Oleh sebab itu, Polri khususnya Polantas bersama pemerintah dan stake holder lainnya bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sehingga perlu diadakan pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas untuk mewujudkan negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarakat.

“Kita menyadari dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas wajib bertindak dengan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam pembinaan, pemeliharaan Kamseltibcarlantas. Jajaran Korlantas Polri harus mampu menyiapkan langkah-langkah antisipasi baik teknis, taktis, atau strategis agar Korlantas dapat bekerja secara maksimal sehingga tercipta Kamseltibcarlantas yang tertib untuk menindak lanjuti nawacita Presiden RI yang dijabarkan dalam program prioritas Kapolri (Promoter),” papar Waka Polres Sintang.

Kompol Amri Yudhy,SIK,MH menuturkan secara rinci mengenai data pelanggaran lalu lintas berupa penindakan tilang serta jumlah korban meninggal akibat fatalitas kecelakaan. “Perlu diketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa :
– Tilang tahun 2016 sejumlah 6.272.375 kasus dan pada tahun 2017 sejumlah 7.420.481 kasus atau ada kenaikan trend (15,47 %).
– Teguran tahun 2017 sejumlah 3.225.098 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada kenaikan trend (31 %).
– Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian dan pada tahun 2017 sejumlah 98.419 kejadian atau ada penurunan trend (-7 %).
– Korban meninggal dunia tahun 2016 sejumlah 25.859 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 24.213 orang atau ada penurunan trend (– 6 %).
– Korban luka berat tahun 2016 sejumlah 22.939 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 16.159 orang atau ada penurunan trend (-30%).
– Korban luka ringan tahun 2016 sejumlah 129.913 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 115.566 orang atau ada penurunan trend (-4%).
– Kerugian rupiah tahun 2015 sejumlah rp. 226.416.414.497,- dan pada tahun 2016 sejumlah Rp. 212.930.883.536,- atau ada penurunan trend (-6%),” tuturnya.

Masih menurut Waka Polres Sintang tujuan pelaksanaan operasi ini juga bertujuan untuk Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, Membangun budaya tertib berlalu lintas, Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Waka Polres menuturkan, dalam Operasi Keselamatan 2018 saat ini, langkah-langkah dalam penindakan berupa langkah preemtif dan preventif, serta penindakan hukum dengan cara selektif pada pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi pada fatalitas laka seperti melawan arah, menggunakan handphone saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang (motor) dan melebihi kapasitas (mobil), belum cukup umur, tidak menggunakan kelengkapan berkendara.

Penulis : Hariyanto
Editor : Alfian N / Nanang P
Publish :Chia

Admin Polri53940 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password