Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Padati Polres Sinjai, Ada Apa Yah?

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Ardiansyah, S.Ik.,M.H pimpin penyerahan bantuan sembako kepada 31 warga kurang mampu yang berprofesi sebagai tukang becak dan pemulung, bertempat didepan ruang lobby pratisara wirya mapolres sinjai,Senin pagi (05/3/2018).

Adapun uang yang digunakan untuk membeli bantuan tersebut berasal dari anggota sendiri, yang dikumpulkan setiap selesai apel pagi. Setiap anggota dengan sukarela menyisihkan rezekinya untuk mendukung Gerakan Empati Seribu Rupiah Polres Sinjai. ujar kapolres sinjai.

photo_2018-03-05_12-57-25-600x

Dengan gerakan 1.000 Rupiah Polres Sinjai betul-betul bermanfaat. Hanya dengan mengumpulkan 1.000 Rupiah setiap harinya dengan pengadaan Kotak Amal, hasilnya bisa begitu berarti bagi orang yang betul-betul membutuhkan. Dan sedikit bisa terbantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari harinya. ucapnya.

Kapolres Sinjai Akbp Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya beserta jajaran membantu masyarakat kurang mampu merupakan program 1000 berkah Polres Sinjai, Dan kami membagikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Meskipun tidak seberapa semoga dapat mengurangi beban hidup masyarakat yang kurang mampu” ujar Akbp Ardiansyah.

“Meskipun jumlah bantuan yang kami berikan tidak seberapa, semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan Allah SWT meridhoi dengan kegiatan kami,” tutup Akbp Ardiansyah. (Humas Polres Sinjai)

Program peduli Polres Sinjai merupakan wujud empati Polri kepada masyarakat, apalagi sasaran program ini adalah warga miskin yang membutuhkan bantuan. Dalam Islam membantu orang miskin mempunyai keutamaan yang besar sebab hal itu membuktikan keimanan seorang muslim, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ’anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allah akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, maka Allâh menutupi (aib)nya pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang maknanya), “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.”

Karena balasan itu sesuai dengan jenis perbuatan. Hadits-hadits tentang masalah ini banyak sekali, misalnya sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Sesungguhnya Allah menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan lainnya dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu anhu).

Seorang Muslim hendaknya berupaya untuk membantu Muslim lainnya. Membantu bisa dengan ilmu, harta, bimbingan, nasehat, saran yang baik, dengan tenaga dan lainnya.

Seorang Muslim hendaknya berupaya menghilangkan kesulitan atau penderitaan Muslim lainnya. Bila seorang Muslim membantu Muslim lainnya dengan ikhlas, maka Allah Azza wa Jalla akan memberikan balasan terbaik yaitu dilepaskan dari kesulitan terbesar dan terberat yaitu kesulitan pada hari Kiamat.

Oleh karena itu, seorang Muslim mestinya tidak bosan membantu sesama Muslim. Semoga Allah Azza wa Jalla akan menghilangkan kesulitan kita pada hari Kiamat.

Penulis : Yoan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password