Di atas Mimbar Jumat, Kapolres Trenggalek : Kesadaran Masyarakat sangat Membantu Tugas Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek – Kontenstasi Pilkada Jawa Timur semakin terasa. Masing-masing tim sukses mulai bergerilya mempromosikan kandidat unggulannya guna meraih elektabiltas tinggi. Tak jarang, perbedaan pilihan kandidat yang nantinya akan memimpin provinsi Jawa Timur ini berujung pada perseturuan antar individu maupun kelompok. Apalagi era globalisasi saat seperti ini dimana banyak orang dengan mudah menyampaikan ujaran kebencian melalui media sosial. Dampaknya, bukan saja bagi pelaku tetapi juga kepada masyarakat secara luas.

Pesta demokrasi hendaknya menjadi alat pemersatu bangsa bukan sebaliknya. Meskipun berbeda pilihan kerukunan dan persatuan wajib dijaga dan dipelihara.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. kepada masyarakat saat berkunjung ke Masjid Darusalam Desa Rejowinangun Trenggalek sekaligus menjalankan ibadah salat Jumat, Jumat (02/03).

“Ujaran kebencian dan hoax sedemikian mudah kita jumpai di media sosial. Jangan mudah percaya dengan berbagai informasi yang tidak jelas sumbernya. Lebih-lebih yang bernada kebencian dan adu domba. Saya yakin dan percaya masyarakat Trenggalek adalah masyarakat yang cerdas dan bisa memilih dan memilah informasi yang masuk” ucap AKBP Didit.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Didit juga menginformasikan kepada warga bahwa Kepolisian dalam hal ini Polres Trenggalek akan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2018 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Angka kecelakaan lalulintas di Trenggalek cukup tinggi. Polisi tidak akan bisa bekerja sendiri. Kesadaran masyarakat adalah kuncinya” tegasnya.

“Jika bapak ibu berkendara, taati peraturan lalulintas. Jangan lupa pakai helm. Demi keselamatan bapak ibu semuanya” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, AKBP Didit menghimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan berupa 1 x 24 jam wajib lapor. Hal ini sangat efektif untuk memantau dan mengawasi keberadaan maupun aktivitas orang asing di lingkungan masing-masing.

“Jika mencurigakan, silakan laporkan kepada petugas. Akan kami tindaklanjuti” pungkasnya.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password