Sambut HUT ke-38 Yayasan Kemala Bhayangkari, Pengurus Daerah Bhayangkari Cabang DIY Gelar Seminar Strategi Belajar Efektif untuk Anak

tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, sambut Hari Ulang Tahun ke 38 Yayasan Kemala Bhayangkari, Pengurus Daerah Bhayangkari Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Seminar Motivasi Parenting yang bertemakan “Strategi Belajar Efektif Untuk Anak”. Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Polda DIY Jumat (2/3/2018) ini menghadirkan Narasumber utama yaitu Bapak Teguh Sunaryo.

Ceramah Motivasi Parenting ini dihadiri antara lain Ketua Umum Bhayangkari DIY Ibu Diana Ahmad Dofiri, Pengurus Bhayangkari DIY, pengurus Bhayangkari cabang Kota dan Kabupaten. Serta para pendidik (guru) dari TK Yayasan Kemala Bhayangkari D.I.Yogyakarta.

Ketua Umum Bhayangkari DIY Ibu Diana Ahmad Dofiri dalam sambutannya sekaligus membuka Ceramah Parenting mengatakan sesuai dengan tema yaitu tentang Strategi Belajar Untuk Anak, ini merupakan suatu strategi tindakan rangkaian kegiatan dalam penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumberdaya kekuatan dalam diri orangtua kepada anak.

“Saya menyambut baik gagasan untuk melaksanakan kegiatan ini. Karena saya memandang bahwa kita memang perlu melakukan usaha untuk membantu anak anak memperoleh kegiatan yang bisa memberikan anak pengalaman berharga dalam kehidupannya. Serta supaya anak betul betul bisa memperoleh kesempatan untuk menunjukkan keragaman potensi dirinya sendiri,” harap Ketua Umum Bhayangkari DIY.

Teguh Sunaryo selaku narasumber mengatakan bahwa ada 3 (tiga) hal yang kegiatan keseharian kita tidak boleh jenuh. Mengutip dari Steve Job, dia sepakat hal tersebut bisa di terapkan dikehidupan sehari hari yaitu Jangan pernah bosan karena urusan keluarga, urusan pekerjaan, serta Urusan Tanggung Jawab.

“Sedangkan sebab jenuh saat ini yang menghinggapi kita diantaranya faktor rutinitas pekerjaan, aktifitas yang berlebihan, serta kegiatan kita yang tidak sesuai dengan minat dan bakat (kemampuan),” terang Teguh yang juga menjabat sebagai Direktur PT DMI Indonesia yang merupakan Lembaga Pengembangan Anak Berbakat Indonesia dan Lembaga Tes Deteksi Bakat Sidik Jari.

Saat ini, menurut Teguh, ketakutan yang dialami orang tua dewasa ini antara lain takut punya anak nakal karena kurang perhatian dan waktu luang yang tidak dikelola dengan baik. Ketakutan punya anak bodoh padahal bukan kurang gizi tetapi sering di intimidasi. Takut mempunyai anak malas karena tidak ada model/idola dan salah habitat/ lingkungan tempat tinggalnya. Dan ketakutan mempunyai anak gagal karena tidak ada rencana hidup yang matang dan disiplin orang tua kepada anak yang rendah.

“Ketakutan itu kita bisa mengatasi dengan memberikan rasa percaya diri kepada anak. Orang tua harus meyakinkan kepada anaknya bahwa dia memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Selain itu orang tua harus mempunyai kesehatan fisik yang prima sehingga bisa memberikan waktu luangnya pada anak. Serta selalu Penuh motivasi, Punya komitmen, dan Konsistensi tinggi dalam mendidik anak sehingga menjadi sukses,” ujarnya.

penulis : Dheny
editor : Alfian
publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password