Pilkada Papua Aman dan Damai : Seluruh Elemen Masyarakat Berpatisipasi Sukseskan Pilkada

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua – Dialog Interaktif Pilkada Damai yang bertempat di RRI Jayapura menghadirkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Mustafa Kamal, Komisioner KPU Bpk. Musa Sombuk, Komisioner Bawaslu Bpk. Anugrah Patah, Anggota Jaringan damai Papua (JDP) Ibu Anum Siregar, peneliti LIPI Bpk Samsul Hari, dan Staf Presiden RI Ibu Prameswari Pramuwardani.

Mengutip Pernyataan Presiden RI yaitu Janganlah  karena urusan pemilu maupun pilkada kita yang sebagai negara yang plural, berbineka dan bermacam-macam latar belakang harus ribut harus berkonflik hanya karena urusan itu justru kita harus rukun dan membuktikan itu sebagai negara yang demokrasinya sedang bertumbuh.

Kabid Humas Polda Papua menyampaikan setelah kita tahu pada bahwa pilkada 2017 itu dikatakan aman tapi faktanya itu berlarut larut sampai 2018 bahkan puing-puing baik itu yang ada di kab. Jayapura , puncak jaya,  intan jaya dan beberapa daerah itu sendiri ada masalah oleh karena itu pada pilkada 2018 ini dari KPU pusat juga  sudah memberitakan termasuk kita semua menjadi atensi, namun kita semua sudah bertekat kita bangun bersama bahwa di Papua ini Pilkada 2018 akan berjalan aman.

Komisioner KPU juga menyampaikan Pemilu sebagai kontestasi politik disana ada persaingan untuk meraih kekuasaan , dan kontestasi ini diatur oleh UU supaya saja yang ikut pilkada ini harus ikut aturan yang baik, diharapkan aturan itu memiliki makna yang mudah dimengerti dan KPU mempunyai tanggung jawab memberikan informasi kepada semua pihak agar mereka memahami.

Semntara itu Komisioner Bawaslu menyampaikan Pilkada papua akan berjalan aman apabila penyelenggara pilkada menjalankan tugasnya secara netral, Paslon dan tim sukses harus mematuhi aturan-aturan main dalam pilkada dan juga para ASN dilarang langsung untuk terlibat pilkada yang artinya dia netral dan memberikan hak suara sesuai hati nurani nya itu di TPS saya pikir itu bisa terjadi jika yang say sebutkan tadi bisa dilakukan.

Kami dari Bawaslu Papua selalu mengedepankan pencegahan, terkait indeks pemilu menempatkan Papua sebagai tempat yang paling rawan pelaksanaan pilkada terkait itukita juga sudah melakukan pemetaan seperti apa, aktor siapa, modus seperti apa dan potensi seperti apa yang akan terjadi.

 

Penulis : Frnk

Editor : Alfian Nur

Publish : Frengky

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password