Ungkap Sindikat Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, Polrestabes Makassar Amankan Ratusan Paket Sabu

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Komitmen Polisi dalam memberantas narkoba dibuktikan oleh Sat Narkoba Polrestabes Makassar yang berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba di wilayah Makassar maupun lintas Provinsi.

Terbukti, di Aula Sat Narkoba Polrestabes Makassar Kasat Narkoba Kompol Diari Astetika melakukan pengungkapan penggagalan puluhan peredaran narkotika jenis sabu-sabu, ganja dan pcc dengan berbagai modus dalam kurung waktu satu minggu terakhir, Sabtu (24/2/18).

Dalam pengungkapan ini, polisi menggagalkan peredaran narkoba lintas provinsi sebanyak 255 paket dengan total 250 gram narkoba yang siap dikirim ke Timika Papua dari tiga tersangka dengan inisial P, A, W yang ditangkap di daerah Daya Makassar.

“Mereka kami tangkap dari informasi warga yang melihat sebuah mobil pribadi melaju membawa narkotika jenis sabu”, ungkap Diari.

Lanjutnya, mereka membawa sendiri paket tersebut menggunakan pesawat dengan modus menggabungkan biskuit di bagian atas dan buah rambutan di bagian bawah disimpan didalam sebuah kardus untuk mengelabui petugas pemeriksaan barang.

Selain pengedaran narkoba lintas Provinsi, Sat Narkoba juga menangkap seorang mahasiswa lulusan salah satu Universitas Tinggi Makassar.

Kompol Diari menjelaskan lk EW menanam ganja di halaman rumahnya sejak beberapa bulan yang lalu.

“Biji ganja itu dia dapat dari Aceh kemudian tergiur untuk menanamnya, dari beberapa biji yang ditanam cuma satu yang bisa berkembang yang tingginya sekitar 40 cm, kemudian dipanen. Selain dikonsumsi juga untuk diedarkan”, terangnya.

Peredaran sabu dan pcc juga merambah ke Lapas Bolangi yang dilakukan dua orang diantara puluhan pelaku.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika menyampaikan pihaknya akan terus memberantas peredaran narkoba di Kota Makassar.

Tekad Polrestabes Makassar memberantas peredaran narkoba sejalan dengan sikap tegas Pemerintah Indonesia untuk melawan narkoba, disikapi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu. Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan, pihak kepolisian tidak main-main dalam mengungkap peredaran narkoba di Indonesia. Bahkan, Kapolri ini menyatakan pihaknya tak segan-segan menembak mati bandar narkoba asing yang berani masuk ke Indonesia.

Begitu seriusnya ancaman narkoba yang dapat merusak keberlangsungan hidup generasi muda, maka aparat Polri diminta bersikap tegas terhadap pelaku narkoba. Kapolri mewarning akan melakukan evaluasi terhadap jajarannya yang minim dalam mengungkapkan peredaran narkoba.

Orang nomor satu di tubuh Polri ini menginstruksikan kepada jajaran kepolisian agar tidak takut meringkus bandar narkoba, termasuk juga bandar asing yang masuk ke Indonesia ini. Kepada bandar narkoba, Tito berpesan untuk tidak main-main di Indonesia. Dia bahkan mengancam para bandar narkoba akan berakhir di kamar jenazah jika berani bermain-main.

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba sendiri  bisa berdampak bagi fisik, psikologis dan dampak sosial ekonomi.

Dampak fisik yang ditimbulkan antara lain : gangguan pada sistem saraf (neorologis), kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah, gangguan pada kulit (dermatologis), penanahan, bekas suntikan dan alergi, gangguan pada paru-paru (pulmoner), penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup, dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.

Dampak psikologis, antara lain berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang diinginkan, ketergantungan/selalu membutuhkan obat.

Sedang dampak sosial dan ekonomi yakni : selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan dan hukum.

Penulis : Harmeno

Editor ; Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password