Jatanras Polda DIY Berhasil Ringkus Pencurian Truck Lintas Daerah

tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, Tim Gabungan Unit Jatanras Polda DIY dan Unit Buser Res Gunungkidul kembali mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan satu unit Dump Truck keluaran tahun 2010. Sebagaimana yang disampaikan Dirreskrimum Kombes Pol Dr. Hadi Utomo, S.H., M.Hum., yang didampingi Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. dan Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Rudi Prabowo, S.I.K. di lobi Mapolda DIY, Jumat (23/2/2018).

Kejadian berawal saat korban Asep Triyono (24) warga Ngawen Gunungkidul memarkirkan kendaraannya berupa dump truck tersebut di sebelah rumahnya. Tetapi saat paginya, kurang lebih pukul 03.00 WIB korban dan Angga Bastian (23) keluar rumah hendak memakai truck, tetapi kendaraan sudah tidak ada.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Porles Gunungkidul. Berdasarkan LP/03/11/2018/DIY/Res.GNK/Sek. Ngawen, tanggal 1 Februari 2018, Tim Gabungan Unit Jatanras Polda DIY dan Unit Buser Res Gunungkidul pada Jumat, 16 Februari 2018 mendapatkan informasi, bahwa salah satu pelaku pencurian dengan TKP Ngawen berada di Wilayah Selaawi, Garut, Jawa Barat.

“Selanjutnya Tim Gabungan Jatanras Polda DIY dan Buser Res Gunungkidul yang dipimpin AKP HENDRO melakukan penyelidikan di wilayah Selaawi, Garut, Jawa Barat dengan dibantu oleh anggota Reskrim Polsek Limbangan, Garut,” tutur Dirreskrimum Polda DIY.

Sekitar 23.00 wib Tim berhasil menangkap TT (51) mengamankan barang bukti berupa berbagai jenis kunci letter T. Berdasarkan keterangan TT ada tiga temannya yang ikut melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Karangmojo dan Ngawen, mereka berdomisili di Kediri Jawa Timur dan barang bukti dijual di daerah Kudus, Jawa Tengah.

Berbekal informasi tersebut, Tim bergerak ke Kediri dipimpin Kanit Buser Polres Gunungkidul dan ke Kudus dipimpin Bripka Ragil. Di Kediri Tim dapat mengamankan DT (45) sedangkan pelaku lainnya, YT dan AN belum tertangkap.

“Dan di Kudus dibantu dengan Resmob Polres Kudus, Tim dapat mengamankan JS (45) yang berperan menerima hasil curian dan menjualnya, AR (40) berperan menerima titipan barang dan tempat transaksi, SH (43) dan HR sebagai pembeli,” tambah Dirreskrimum Polda DIY.

Berdasarkan keterangan JS diketahui bahwa pembeli truck juga ada di Pati Jawa Tengah, bernama SP, kemudian Tim langsung bergerak menuju Pati dan dapat mengamankan SP selaku pembeli Truck hasil pencurian di TKP Ngawen.

Dari hasil pengungkapan ini dapat diamankan barang bukti berupa, Dua buah kunci letter T, Satu unit KBM Dump Truck tahun 2010, warna kuning merah No. Pol K-1966-EK (Palsu) type Colt Diesel FE74HDV, No. Ka: MHMFE74PSAK029173, Nosin: 4D34TF40198, Nomor Rangka dan Nomor Mesin sesuai dengan yang dicuri di TKP Ngawen, Avanza warna silver Nopol Z 1878 DE. Kepada TT dan DT disangkakan Pasal 363 ayat (1) KE 34 & 5 KUHP Jo. Pasal 363 ayat (2) KUHP, sedangkan JS, SH, AR, dan SP dikenakan Pasal 480 KUHP.

Hasil pengungkapan ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan, kasus pencurian truck di Bantul, Ciamis, Kendal, dan di Gunungkidul (dua TKP, Ngawen dan Karangmojo). Saat ditanyakan bagaimana kasus ini bisa terungkap, menurut Dirreskrimum Keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama dengan Polda Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak,” tegas Dirreskrimum.

penulis : Riyo
editor : Alfian
publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password