Personil Polres Mamasa Lakukan Pengamanan Terkait Aksi Damai

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Bertempat di kantor DPRD Mamasa, jl. Poros polewali Mamasa kab.Mamasa telah berlangsung Pengamanan Oleh Personil Polres Mamasa Terkait  aksi Damai yang mengatas namakan Rakyat Kualisi Demokrat Rakyat yang dilakukan sekitar 150 orang, dan menyikapi tentang pesta Demokrat/ Pemilihan Serentak Bupati yang akan dilaksanakan pada bulan juni 2018 Serta Adanya Tentang Calon Tunggal di Kab.Mamasa. Kamis (22/2/18) Sekitar pukul 10.30 wita.

Bentuk aksi antara lain Membentangkan Spanduk di kantor DPRD yang bertuliskan ” Koalisi Demokrat Menggugat…!, Rakyat mamasa tak lagi percaya dengan penyelenggara Pilkada mamasa yang menunjukkan netralitas sebagai penyelenggara. #SAVE DEMOKRASI Kekuasaan dari Rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat…!!! serta Meletakkan Replika keranda Mayat di depan pintu masuk kantor DPRD yangg bertuliskan ” MATINYA DEMOKRASI”.

Adapun Penyataan sikap dari Aksi tersebut Mendesak ketua Bawaslu RI dan Bawaslu Sulbar agar mencopot jabatan ketua KPUD kab.Mamasa yang Mereka anggap tidak netral, Serta Mendesak ketua PANWAS kab.Mamasa untuk mengusut tuntas pelanggaran” yang terjadi di kab.Mamasa yang bertentangan dengan undang” No.10 thun 2016 pasal 71 ayat 1,2 dan 3 & BKPU no.15 tahun 2017 pasal 89 ayat 1,2 dan 3 dimana tlah melakukan pergantian pejabat dalam lingkup PEMDA mamasa yang masih berada dalam rentang waktu yang di larang untuk melakukan pergantian pejabat.

Desakan selanjutnya Mendesak DPRD kab.Mamasa untuk menyikapi persoalan yang dimana munculnya PASLON TUNGGAL didaerah yang Mereka anggap mematikan mengkebiri hak demokrasi rakyat, termaksud di kab.mamasa yang menjadi kontroversi di masyarakat tentang mahar politik dan indikasi monopolitik kekuasaan di kab.Mamasa.

Mereka menolak adanya Paslon tunggal yang mereka anggap hal ini dapat memicuh kembalinya oligarki kekuasaan seperti yang terjadi pada orde baru, yang dimana kekuatan kekuasaan dikendalikan oleh kaum kapitalitas & monopoli kekuasaan akan kembali di negara ini. Mendesak kepada Presiden bpk.Jokowi dan DPR RI, KPU RI, agar menunda pemilihan di sejumlah daerah yang hanya memiliki 1 Paslon, karna kami anggap hal ini tidak sesuai dengan semangat reformasi 1998 & semangat demokrasi yang sejatinya dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Setelah aksi ormas trsebut selesai di kntor DPRD kab.mamasa pukul 12.00 wita aksi tersebut berlanjut di kantor BAWASLU di desa.buntubuda kab.mamasa, aksi berlanjut di kantor KPU.Mamasa kab.mamasa, pada pukul 13.00 wita dan di terima langsung oleh perwakilan KPU yaitu bpk. Sudarsono K. Wijaya,S.TH anggota KPU divisi teknis.

Kegiatan aksi tersebut berakhir pada pukul 14.40 wita serta situasi aman dan terkendali dengan penganganan Dari Personil Polres Mamasa.

Penulis : Humas Polda Sulbar

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password