Hilang Sejak September 2017, Ari Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Pegunungan Kawatak Minahasa

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Polsek Langowan bersama Tim Unit Forensik Polres Minahasa dan warga mendatangi lokasi penemuan mayat di Pegunungan Desa Kawatak, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Selasa (20/02/2018), pagi.

Ini dilakukan setelah Kapolsek Langowan, Iptu Mardy Tumanduk mendapat informasi dari Hukum Tua (Kepala Desa) Winebetan, Serdy Palit tentang penemuan tersebut.

Sesosok mayat yang nyaris menyisakan kerangkanya saja, diduga kuat merupakan pria bernama Ari Rundengan (65), warga Desa Winebetan Jaga 2, kecamatan setempat, yang dinyatakan hilang sejak 9 September 2017 silam.

Mayat ditemukan pertama kali oleh tiga warga Desa Kopiwangker, Kecamatan Langowan Barat, yakni Mel Sembel (42), Adri Sembel (52) dan Alvin Sembel (25), ketika mencari tikus sawah, Kamis (15/02), sekitar pukul 15.00 WITA.

Saat itu, para saksi melihat ada lubang bekas pencarian tikus. Ketiganya lalu mendekat dan mendapati seutas tali terikat di batang kayu yang telah roboh, tepat di atas lubang tersebut.

Karena penasaran, para saksi memeriksa lubang secara detail dan dikejutkan dengan adanya tulang manusia, baju serta tas ransel. Ketiganya lalu melaporkan kejadian ini kepada pihak pemerintah desa setempat.

Informasi diperoleh, korban pada Sabtu (09/09/2017), sekitar pukul 08.00 WITA, berpamitan kepada isterinya, Magritje Winokan, hendak bekerja sebagai tukang di Desa Raranon, Kecamatan Langowan Barat. Korban saat meninggalkan rumah membawa tas ransel berisi pakaian.

Korban lalu berjalan menuju arah Desa Kaayuran Bawah. Namun hingga Senin (11/09), korban tak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga lalu mengecek keberadaan korban di Desa Raranon, namun tidak ditemukan.

Keluarga korban lalu melaporkan hal ini kepada pihak Pemerintah Desa Winebetan dan berupaya melakukan pencarian mulai dari rumah kerabat dekat dan sanak saudara hingga ke kebun milik mereka. Namun upaya ini juga tak membuahkan hasil.

Keesokan harinya, Selasa (12/09), keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Langowan dan Pemerintah Kecamatan Langowan Selatan. Pencarian pun dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian, Koramil, Basarnas, perangkat desa dan warga sekitar.

Upaya pencarian inipun tak kunjung menemukan keberadaan korban, meskipun telah meyisir Pegunungan Desa Kawatak sampai ke Desa Noongan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Hingga akhirnya korban ditemukan oleh para saksi tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Langowan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Mayat sudah dievakuasi dibantu warga sekitar. Setelah diperiksa, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Penulis: Hilman
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password