RPH Dicyduk Siber Bareskrim Polri Karena Sebarkan Status HOAX dan SARA di Facebook

IMG_20180221_014553

Tribratanews.polri.go.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Selasa, (20/02 /2018) sekitar pukul 01.00 Wib telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebaran berita bohong / hate speech berupa konten adanya ’15 juta anggota PKI dipersenjatai untuk Bantai Ulama” melalui media sosial facebook dengan URL https://www.facebook.com/ragil.hartajo

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. DR FADIL IMRAN mengatakan pelaku RPH / 48 tahun (Pekerjaan Guru SMA) ditangkap terkait postingan pelaku pada akun Face book miliknya yang bermuatan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Ujaran kebencian dan permusuhan terhadap individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) di Rangkas Bitung, Lebak Prov. Banten

WhatsApp Image 2018-02-20 at 21.34.43

Dari tangan pelaku barang bukti yang berhasil disita: 1 (satu) unit handphone OPPO F5 warna Gold beserta sim card TREE 3 dan Telkomsel, 1 (satu) buah handphone OPPO A37 berwarna Hitam berserta sim card XL dan Telkomsel, Akun facebook dengan nama “RAGIL HARTAJO”

Atas perbuatan tersebut, pelaku dilakukan penahanan dengan sangkaan Pasal 16 Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang SARA dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun

Brigjen Pol. DR FADIL IMRAN juga berpesan Kepada Masyarakat agar Netizen diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial

Think Before Click

Penulis : danielldt
Editor : Alfian Nurnas
Publish : danielldt

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password