Erupsi Gunung Sinabung, Kapolda Sumut Kunjungi Lokasi Bencana Pantau Situasi Terkini

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengunjungi lokasi bencana akibat Erupsi Gunung Sinabung, di kecamatan
Payung kab. Tanah Karo, Senin 19/2/2017 pukul 17.30 wib.
Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumut di dampingi oleh Karo Ops Polda Sumut, dan beberapa Pejabat Utama Polda Sumut.
“Pada kedatangannya Kapolda Sumut meninjau polsek Simpang Empat kemudian disambut oleh Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Tanah Karo Corry Beru Sebayang, Kapolres Tanah Karo, Dandim 0205/Tanah Karo, dan Relawan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting yang juga turut mendampingi.
Dikatakan Kombes Rina, Kapolda Sumut meninjau Zona Merah Erupsi Gunung Sinabung yang berlokasi di kec. Payung Kab. Tanah Karo untuk melihat sejauh mana dampak akibat yang terjadi dari Erupsi Gunung Sinabung yang tercatat paling kuat dalam 1 tahun belakangan ini.
Selanjutnya Kapolda Sumut mengunjungi warga yang menjadi korban erupsi gunung sinabung.
“Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumut sempat bercengkrama dengan masyarakat kec.payung. Salah satu masyarakat menyampaikan bahwa untuk saat ini aktivitas masyarakat dihentikan karna tebalnya hujan debu vulkanik sehingga tertutupnya jarak pandang,” jelas Kabid Humas.
Kapolda Sumut sendiri didampingi pejabat utama Polda Sumut antara lain
Karo Ops, Dir Pamobvit, Dir Lantas, Dir Sabhara, Kabid Humas, Wadansat Brimob serta Kapolres Tanah Karo beserta Staf dan anggota.
Pukul 15.30, Kapolda Sumut dan rombongan berangkat gunakan jalur darat dari Mapolda Sumut, dan pukul 17.30 Wib tiba di Kab. Tanah Karo, serta transit di Polsek Simpang Empat, untuk menerima penjelasan singkat terkait erupsi dan pengecekan terhadap abu dan batuan yang ditemukan di sekitar lokasi bencana.
“Kapolda dan rombongan meninjau lokasi bencana dan melakukan dialog dengan masyarakat di sekitar terkena dampak erupsi, yakni di Desa Payung Kec. Payung 700 KK, dan Desa Selandi Lama Kec. Payung 100 KK,” ujar Kabid Humas.
Kapolda Sumut juga memberikan arahan kepada Kapolres, Kapolsek dan personel jajaran Polres Tanah Karo dalam evakuasi dampak erupsi Gunung Sinabung.
Diketahui erupsi Gunung Sinabung terjadi tanggal 19 Februari 2018 dengan Waktu kejadian, Pukul 08.56 WIB.
Daerah yang terkena dampak erupsi/debu vilkanik Kec. Simpang Empatz Kec. Naman Teranz Kec. Payung, Kec. Tiganderket, Kec. Kutabuluh, Kec. Munte, Kec. Tigabinanga serta Kec. Juhar
Akibat erupsi Gunung Sinabung tersebut desa desa tersebut terkena dampak Erupsi debu vulkanik, dengan sebaran hingga radius 8 KM.
“Jalan, pemukiman dan lahan pertanian tertutupi debu vulkanik, dan di Zona Merah ketebalan debu mencapai 5-10 cm,” ujar Kabid Humas.

IMG-20180219-WA0031
Sementara itu Polres Tanah Karo telah melakukan berbagai langkah pertolongan.
“Polres Tanah Karo telah melakukan peninjauan langsung untuk mengecek kemungkinan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan, dan tidak ditemukan adanya korban jiwa. Serta menurunkan personil dan kendaraan Water canon yang bersinergi dengan Damkar dalam membersihkan debu vulkanik di jalan,”ujar Kabid Humas Polda Sumut.

dsfdafd
Polres Karo juga menghimbau masyarakat untuk mengungsi di tempat pengungsian Siosar dan tidak memasuki zona merah. Serta Memberikan masker kepada masyarakat.

FB_IMG_1519052746986

Penyampaian aspirasi masyarakat oleh Ketua Kelompok Tani Desa Payung Kec. Payung, Gabriel Ginting menyampaikan Di Desa Payung, terdapat kl 700 KK yang mayoritas pekerjaannya adalah petani.
” Sumber air utama untuk 750 Hektar sawah milik warga tertimbun oleh tanah longsor semenjak tahun 2013, sehingga mengganggu kegiatan bertani warga,” keluh Gabriel.

IMG-20180219-WA0030

Gabriel mengungkapkan ada sumber mata air di Desa Torong yang letaknya tidak terlalu jauh dari Desa Gurunkinayan.

“Agar pemerintah segera membuka akses air sebagai irigasi menuju sawah milik warga di Desa Payung. Banyak aspirasi masyarakat Desa Payung yang belum direalisasikan hinggat saat ini, agar Pemkab Tanah Karo segera mengurus setiap kebutuhan masyarakat Desa Payung,” ujarnya.

Masyarakat Desa Payung yang tidak produktif semenjak terhambatnya saluran irigasi milik masyarakat, mengharapkan adanya bantuan berupa sembako dari pemerintah untuk kebutuhan hidup.
Wakil Bupati Tanah Karo yang turut dalam kunjungan tersebut mengatakan Pemda Kab. Tanah Karo telah menurunkan Damkar untuk bersihkan jalan dari debu.
Terkait pembukaan akses mata air baru, agar masyarakat lakukan koordinasi dengan Kadis Pertanian dan Kadis PU Tanah Karo.
“Seluruh stake holder.akan bersinergi dalam menyelesaikan masalah terhambatnya saluran irigasi masyarakat Kec. Payung” ujarnya.
Kapolda Sumut pada awal arahaannya memerintahkan Kapolres dan Kapolsek agar catat betul dan segera ambil langkah-langkah dalam penanganan keluhan masyarakat.
Polda Sumut telah menugaskan personel (Brimob dan Sabhara) beserta kendaraan Water canon, unruk membersihkan sisa debu vulkanik dan memperbaiki saluran air untuk pertanian warga.

IMG-20180219-WA0027
Polda Sumut akan lakukan aksi kemanusiaan berupa pembagian sembako terhadap 700 KK di Desa Payung Kec. Payung.
“Personel agar lebih giat lagi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Dir Sabhara dan Dir Lantas agar arahkan anggota dalam kegiatan patroli di daerah yang terkena dampak erupsi,” tegas Kapolda Sumut.
Kapolda juga meminta Seluruh Direktur agar tetap memonitoring setiap perkembangan dari erupsi Gunung Sinabung.
Dampak dari erupsi Gunung Sinabung, dapat terlihat berupa sebaran abu vulkanik dg radius kl 8 KM, dan di zona merah, ketebalan mencapai 5-10 CM.
“Hingga saat ini, belum ada laporan terkait korban jiwa, akibat erupsi Gunung Sinabung,” ujar Kabid Humas.
Setelah peninjauan, Kapolda Sumut bersama FKPD Tanah Karo melaksanakan ramah tamah dan rapat terkait upaya yang harus segera diambil dalam evakuasi erupsi Gunung Sinabung. Situasi Kamtibmas pasca erupsi Gunung Sinabung, hingga saat ini masih aman dan kondusif.

Penulis : Rico
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Rico

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password